Penampakan Kota Medan pada Malam Hari Saat PPKM Darurat

·Bacaan 1 menit

VIVA – Guna memaksimalkan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Medan, Pemerintah Kota (Pemkot) Medan memadamkan lampu jalan di ibu kota Provinsi Sumatera Utara ini.

Dari pantauan VIVA, aktivitas pada malam hari selama PPKM Darurat, tampak sunyi. Ditambah pada malam hari gelap di jalan-jalan kota tersebut karena lampu penerangan jalan dipadamkan.

Pemkot Medan menerapkan PPKM Darurat mulai dari Senin, 12 Juli 2021 hingga Selasa, 20 Juli 2021. Selain berbagai aturan, Pemkot Medan juga membuat kebijakan lain. Salah satunya pemadaman lampu jalan utama secara serempak.

"(Tujuannya) untuk menginfokan ke masyarakat, jam operasional itu kan baik swalayan, jam 8 malam udah selesai semua. Tidak ada lagi aktivitas yang harusnya, apapun alasannya (tidak) diperkenankan. Kecuali drive thru boleh 24 jam," ujar Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, Kamis, 15 Juli 2021.

Pemadaman lampu jalan ini, Bobby Nasution menyebutkan berdasarkan keputusan bersama dari Forum Komunikasi Pimpinan di daerah (Forkompimda) Kota Medan. Hal ini sebagai wujud pelaksanaan PPKM Darurat berjalan dengan baik dan dapat menekan angka kasus COVID-19 di kota terbesar nomor tiga di Indonesia ini.

"Hal ini, untuk benar-benar memastikan masyarakat. Ayolah, masyarakat Kota Medan ini PPKM Darurat, kita sama-sama ikuti. Ini sudah mulai meningkat COVID, yang diserang kesehatan kita. Risikonya nyawa, apalagi yang harus kita perdebatkan," kata Bobby Nasution.

Suami Kahiyang Ayu ini menjelaskan, PPKM Darurat ini mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan protokol kesehatan. Kemudian, mengurangi mobilisasi dalam kehidupan sehari-hari.

"Untuk menyelamatkan nyawa manusia. Harusnya kita semua sepakat untuk ikuti aturan ini. Patuhi saja 5 M, lebih enak mematuhi protokol daripada mencari obat. Lebih enak kita patuhi protokol daripada nyari rumah sakit," ujar menantu Presiden Joko Widodo itu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel