Penampakan Sosok Cucu Asli Nabi Muhammad di Markas Kopassus

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 2 menit

VIVA – Selamat siang pembaca setia kanal militer terfavorit Indonesia. Di Rabu 20 Desember 2020 ini, VIVA Militer kembali mengulas tentang tamu istimewa yang datang ke markas pasukan elite Tentara Nasional Indonesia, Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Tamu istimewa yang datang ke Markas Pusat Kopassus TNI di Cijantung, Jakarta Timur, itu adalah ulama besar dunia Ketua Forum Sufi Internasional, DR Habib Muhammad Luthfi Ali bin Yahya.

Pimpinan Pondok Pesantren Kanzus Sholawat Pekalongan, Jawa Tengah, itu tiba di Markas Kopassus pada Selasa 29 Desember 2020, beliau datang untuk mengisi siraman rohani kegiatan keagamaan jelang tutup tahun 2020 yang digelar Kopassus.

Dalam kegiatan bertema 'Semangat Menghadapi Masa Depan dan Toleransi Beragama' itu, Habib Luthfi menyampaikan beberapa pesan-pesan penting yang selama ini menjadi acuan umat Islam dunia untuk menciptakan kedamaian dan persatuan, khususnya di Bumi Nusantara.

Habib Luthfi mengatakan, sesungguhnya Allah SWT menciptakan umatnya dari asal usul yang baik, yaitu Adam dan Hawa, hingga terus berkembang menjadi peradaban manusia dunia dengan keragaman.

"Sesungguhnya kalau kita saling mengenal hak dari suku bangsa, saling mengetahui, saling mengerti, Saya yakin konflik akan kecil," kata Habib Luthfi dilansir dari siaran resmi Penerangan Kopassus.

Menurut Habib Luthfi, sebagai satu saudara yang saling mengenal dan mengerti, saling menjaga. Tentulah tidak memberikan bagi orang lain untuk membuka pintu mencerca, mencaci dan mencari kelemahan saudara sendiri.

"Karena saudara pastilah saling menjaga dan melindungi saudaranya. Dalam bendera merah putih kita ada tiga hal. Kehormatan bangsa, harga diri bangsa dan jati diri bangsa. Itulah yang harus kita jaga," kata beliau.

Kedatangan Habib Luthfi di markas Kopassus mendapat apresiasi luar biasa. Terbukti petinggi baret merah hadir dalam kegiatan itu, mulai dari Komandan Jenderal Kopassus (Danjen Kopassus) Mayor Jenderal TNI Mohamad Hasan; Wakil Danjen Kopassus, Brigjen TNI Tri Budi Utoma; Ir Kopassus, Brigjen TNI Atief Buchori; para asisten Kopassus; Komandan Grup-3 Kopassus; Komandan Sat 81 Kopassus.

Selain itu, kegiatan ceramah keagamaan ini juga diikuti prajurit Kopassus dari Grup-1 Kopassus Serang, Grup-2 Kopassus Solo dan Pusat Pendidikan Pelatihan Kopassus melalui video conference.

Sementara itu, Danjen Kopassus, Mayjen TNI Mohamad Hasan menuturkan, sebagai prajurit Kopassus harus dapat menjadi contoh tauladan selalu menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa, dan menjaga keutuhan NKRI.

"Pergantian tahun dimaknai untuk melakukan evaluasi dan refleksi diri terhadap apa yang sudah kita lakukan di tahun 2020. Dan apa yang harus kita tingkatkan di tahun 2021 dalam semua aspeknya bagi diri kita, dan kita harus tetap menjadi contoh dan tauladan bagi masyarakat sekitar dalam bersikap dan berprilaku," kata Mayjen TNI Mohamad Hasan.

Yang menarik sosok Habib Luthfi di markas Kopassus itu ialah, beliau tampak datang dengan memakai jaket bercorak loreng darah mengalir yang selama ini menjadi ciri khas dari Kopassus.

Perlu diketahui, Habib Lutfi lahir pada 10 November 1947 di Kota Pekalongan. Beliau merupakan cucu kontan Nabi Besar Muhammad SAW. Dia memiliki nasab langsung ke Nabi Muhammad SAW dari jalur ayah dan jalur ibu.

Dari nasab jalur ayah Habib Lutfhi merupakan keturunan ke 37 dari Nabi Muhammad, sedangkan dari nasab jalur ibu, beliau keturunan ke 35 Nabi Muhammad.

Baca: Jenderal Kopassus Pilihan Jokowi Berhasil Berantas Pengangguran di TNI