Penampilan Kurus Kim Jong-un yang Jadi Teka-teki

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un kembali menjadi topik hangat perbincangan di berbagai negara. Kali ini soal penampilannya yang lebih kurus dari biasanya.

Rakyat Korea Utara sangat bersedih melihat penampilan pemimpinnya itu. Apa lagi, saat ini beredar spekulasi mengenai kesehatan Kim, seperti dilansir dari laman The Mirror, Kamis, 2 September 2021.

Kim Jong-un tampak lebih kurus saat ia muncul dalam siaran propaganda, baru-baru ini. Kesehatan Kim itu telah memicu perdebatan di seluruh dunia, sementara rakyat Korea Utara diperintahkan untuk tidak menggunjingkan penampilan baru pria berusia 37 tahun itu.

Saat itu Kim Jong-un terlihat berjalan di depan sebuah stand yang dipenuhi ratusan anak sekolah pada perayaan Hari Pemuda di Pyongyang. Dia tampil dengan balutan baju putih yang sangat longgar dan kulitnya pun tampak mengendur, terutama pada bagian lehernya.

Beberapa dari mereka menangis saat Kim melambaikan tangan ke arah orang banyak. Tak hanya bagian kulit lehernya yang mengendur, berat Kim dikabarkan juga telah merosot 44 pon atau 20 kilogram dalam setahun.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Pasang Pita Lambung

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un menghadiri pertemuan politbiro Partai Buruh di Pyongyang, Selasa (25/8/2020). Kim Jong-un muncul usai dirinya dirumorkan dalam kondisi koma dan menyerahkan sebagian kekuasaannya ke sang adik, Kim Yo Jong. (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un menghadiri pertemuan politbiro Partai Buruh di Pyongyang, Selasa (25/8/2020). Kim Jong-un muncul usai dirinya dirumorkan dalam kondisi koma dan menyerahkan sebagian kekuasaannya ke sang adik, Kim Yo Jong. (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)

Kim diketahui suka merokok dan makan keju yang berakibat pada kesehatannya. Ia dikabarkan diam-diam menghadiri retret kesehatan setelah para pembantunya khawatir tentang sosoknya yang kian gemuk.

Ada pula yang berpendapat bahwa Kim menjalani pemasangan pita lambung. Pemasangan pita lambung itu berupa penempatan karet gelang di sekitar bagian atas perut yang bisa membuat eseorang merasa kenyang dengan lebih sedikit makanan.

Tetapi, mereka yang menyebarkan desas-desus tentang kesehatan Kim dianggap sebagai pengkhianatan oleh pemerintah, kata orang dalam Korea Utara kepada situs web yang didukung AS Radio Free Asia. Kehidupan pribadi Kim disebut terlarang bagi media pemerintah Korea Utara yang dikontrol ketat.

Tindakan Reksioner

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un saat memantau pasukan jelang upacara untuk peringatan 85 tahun pembentukan Tentara Rakyat Korea (KPA) di Korea Utara (26/4). (AFP FOTO / KCNA / STR)
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un saat memantau pasukan jelang upacara untuk peringatan 85 tahun pembentukan Tentara Rakyat Korea (KPA) di Korea Utara (26/4). (AFP FOTO / KCNA / STR)

Sumber itu juga menambahkan, saat masalah penurunan berat badan Kim Jong-un menyebar di antara penduduk, banyak unit penjaga lingkungan di Chongjin membuat pernyataan resmi. Intinya, membicarakan kesehatan pemimpin adalah tindakan reaksioner.

"Unit pengawas lingkungan juga mengatakan penurunan berat badan yang tiba-tiba bukan karena masalah kesehatan, melainkan karena dia menderita dalam kesendirian demi negara dan rakyatnya yang sedang dalam kondisi krisis," kata sumber itu.

Kim mulai terlihat agak kurus pada Juni 2021 setelah foto-fotonya diterbitkan oleh kantor berita resmi Pyongyang KCNA dan di televisi pemerintah. Sebuah surat kabar di sana melaporkan dia dibujuk untuk mengunjungi retret kesehatan rahasia terkait kondisinya.

Infografis Misteri Kabar Kematian Kim Jong-un

Infografis Misteri Kabar Kematian Kim Jong-un. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Misteri Kabar Kematian Kim Jong-un. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel