Penarikan dana pensiun BTPN Palembang lewat ATM meningkat

Subagyo

Transaksi penarikan dana pensiun dari Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) cabang Palembang melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri meningkat hingga 50 persen dampak pembatasan sosial COVID-19.

Kepala Kantor Wilayah Bank BTPN Cabang Palembang, Riesman Christian, Kamis, mengatakan peningkatan trafik penarikan dana pensiun melalui ATM merupakan tren positif yang sebelumnya belum pernah terjadi.

"Biasanya pada hari pertama penarikan ada 1.200 pensiunan yang datang langsung ke Counter Bank BTPN, namun pada awal April ini hanya 600 yang datang, sisanya banyak tarik lewat ATM," ujar Riesman Christian kepada Antara.

Para pensiunan memang telah diimbau agar mengambil dana lewat ATM mengingat COVID-19 juga disebut rentan terhadap kalangan manula terutama yang memiliki imunitas rendah.

Pihaknya juga sudah menerapkan social distancing dengan sangat ketat di lingkungan bank seperti membatasi jarak kursi 1-2 meter, memasang fasilitas cuci tangan antiseptik hingga membatasi aktifitas obrolan antar pensiunan agar potensi penularan semakin minim.

Meskipun demikian, masih adanya pensiunan yang nekat datang ke bank meski telah diimbau menurutnya memiliki dua alasan, pertama karena kartu ATM hilang atau rusak, kedua karena ingin bertemu sesama pensiunan atau reuni.

"Kami sudah survei, bahwa kebanyakan mereka (pensiunan) yang masih datang ke sini (bank) karena ingin bertemu kawan-kawannya, padahal sekarang juga kalau ngobrol akan kami batasi supaya tidak lama-lama," ujarnya.

Pihaknya mendorong sekitar 6.000 nasabah penerima dana pensiunan di bank BTPN Palembang agar menarik dana lewat ATM, sebab prosesnya lebih cepat dan aman tanpa harus berkerumun.

"Pembayaran juga sudah kami percepat, dari biasanya pukul 07.00 WIB sekarang pukul 06.00 WIB sudah bisa ditarik via ATM," tambah Riesman.

​​​​​​​Ia menyebut dana pensiun yang ditarik pensiunan sekitar Rp3 juta.

Pihaknya berharap tren penarikan dana pensiun lewat ATM tetap berlanjut meski wabah COVID-19 hilang, sebab hal itu lebih memudahkan penerima dana itu sendiri.


Baca juga: Antisipasi Covid-19, Taspen terapkan pembayaran pensiun melalui ATM
Baca juga: BI siapkan uang tunai Rp450 triliun via ATM untuk enam bulan
Baca juga: Antisipasi COVID-19, BNI layani penarikan uang pensiun lewat ATM