Penasaran, Warga Depok Ramai-Ramai Datangi Kuburan Bansos

Merdeka.com - Merdeka.com - Lokasi kuburan beras bansos (bantuan sosial) presiden yang ada di Jalan Tugu Jaya, Kelurahan Tirta Jaya, Kecamatan Sukmajaya Depok didatangi warga yang penasaran. Mereka mengaku ingin melihat lokasi kuburan yang viral tersebut.

"Sebetulnya kami ingin melihat (bansos) sembako yang dibuang," kata Ibu Karya, salah satu warga, Senin (1/8).

Kedatangannya ke lokasi kuburan bansos untuk melihat secara langsung dan bukan info dari sumber tak jelas. Ketika dilihat dia mengaku kaget.

"Saya datang untuk melihat yang sesungguhnya, bukan katanya. Ternyata ini benar (kuburan bansos), sangat edan dan sangat menyengat," akunya.

Menurutnya, bansos tersebut seharusnya diberikan pada warga yang membutuhkan. Dia sangat menyayangkan beras banpres yang dipendam tersebut padahal banyak warga yang memerlukan bantuan.

"Seharusnya diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Jadi sangat menyayangkan, sembako yang tadinya bagus sehingga menjadi membusuk. Yang lainnya saat itu sangat membutuhkan pada 2020 saat Covid, kita sangat membutuhkan, ternyata di sini ada penimbunan," ujarnya.

Dia menuturkan agar yang memendam bansos tersebut bisa dikenakan hukuman karena dianggap menyalahgunakan hak warga.

"Saya ingin yang menimbun ini harap dihukum seberat-beratnya karena dia menyalahgunakan hak yang untuk dibagikan kepada rakyat," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemerintah Kota Depok, Asloe'ah Madjri mengatakan bantuan sosial presiden (banpres) yang ditemukan dipendam di Jalan Tugu Jaya, Kelurahan Tirta Jaya, Kecamatan Sukmajaya Depok tidak ada hubungannya dengan pihaknya.

Penyaluran bansos di Depok kata dia sejauh ini aman dan tidak menggunakan jasa JNE.

"Kita pakainya transfer nontunai, tidak ada pengadaan barang," katanya. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel