Pencapaian Vaksinasi di Bekasi Sudah 36 Persen

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pejabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengatakan pencapaian vaksinasi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sudah 36 persen. Angka tersebut belum termasuk vaksinasi TNI/Polri yang dilakukan Polres Metro Bekasi dan Kodim 0509/Kabupaten Bekasi.

Dani berujar, animo masyarakat sangat tinggi dalam gelaran vaksinasi kali ini. Bahkan, jumlah peserta yang divaksin mencapai rekor tertinggi, hingga tiga kali lipat dari sebelumnya.

"Untuk hari ini kami mendapat sasaran sebesar 50.666 orang. Ini adalah rekor tertinggi selama kegiatan vaksinasi di Kabupaten Bekasi, karena sebulan lalu hanya 15.000-16.000 sasaran per hari," kata Dani, Sabtu (28/8/2021).

Menurutnya, keseluruhan peserta menjalani vaksinasi di puluhan titik yang disediakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi. Diantaranya 13 Puskesmas, sentra vaksinasi BPBD Jabar di Stadion Wibawa Mukti, dan fasilitas kesehatan lainnya.

"Ada 65 titik vaksinasi dengan melibatkan sebanyak 1.115 tenaga kesehatan," ujar Dani.

Peningkatan jumlah peserta vaksinasi di Kabupaten Bekasi, kata Dani karena adanya penambahan alokasi vaksin dan tenaga kesehatan.

"Tenaga kesehatan kita tambah tiga kali lipat," ungkapnya.

Perbedaan Data

Dani juga ingin mengklarifikasi terkait angka pencapaian vaksinasi Kabupaten Bekasi yang jumlahnya berbeda dengan laporan dari Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Barat.

"Dalam laporan satgas provinsi kemarin, capaian vaksinasi Kabupaten Bekasi masih tercatat 16 persen. Padahal kita sudah 36 persen," paparnya.

Karena itu Pemkab Bekasi akan mengonfirmasi data terbaru pencapaian vaksinasi ke Satgas Provinsi Jawa Barat, agar secepatnya dilakukan pembaharuan.

"Ini akan kami komunikasikan. Tampaknya dari sisi pelaporan masih ada kelemahan, sehingga realisasi vaksinasi Kabupaten Bekasi masih tercatat lebih rendah dari satgas provinsi," tandasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel