Pencarian Eril Tanpa Batas Waktu, Statusnya Masih Missing Person

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi dan otoritas Swiss tetap berkomitmen melakukan pencarian terhadap Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril yang hilang di Sungai Aare, Kota Bern. Status anak pertama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil itu masih dinyatakan missing person atau orang hilang.

Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Swiss Muliaman Darmansyah Hadad mengatakan, komitmen polisi dan otoritas di Kota Bern dalam mencari Eril tetap sama.

"Saya bisa sampaikan disini bahwa tidak pernah ada perubahan status sejak awal misi pencarian yang dilakukan oleh polisi adalah mencari missing person. Itu memang istilah baku yang dipakai di Swiss ini. Missing person," jelas dia.

"Dan tentu saja sesuai dengan kebijakan yang ditempuh oleh otoritas lokal, pencarian ini tidak akan berhenti, sampai ditemukan. Jadi kita tentu saja berdoa bersama-sama, upaya pencarian yang dilakukan oleh otoritas Swiss bisa segera memberikan informasi sesuai dengan harapan kita," ia melanjutkan.

Pencarian Eril masih menggunakan metodologi yang disesuaikan dengan situasi yakni, menggunakan polisi maritim, drone, penyelam, hingga anjing pelacak. Cuaca, arus air dan lain sebagainya tetap menjadi perhatian.

"Polisi dan tim SAR tidak ada target waktu. Karena ini menjadi tugas pokok mencari missing person," ucap Muliaman.

"Kami akan menerima update apabila ada perkembangan. Pihak otoritas juga selalu mengabari (pihak KBRI dan keluarga),” pungkasnya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel