Pencarian Penumpang KM Ladang Pertiwi, TNI AU Kerahkan Super Puma

Merdeka.com - Merdeka.com - Pencarian penumpang Kapal Motor (KM) Ladang Pertiwi 02 yang tenggelam di Selat Makassar terus dilakukan. Bahkan, TNI AU mengerahkan Helikopter H-3211 Super Puma untuk melakukan pencarian penumpang via udara.

Kepala Badan Save and Rescue Nasional (Basarnas) Sulawesi Selatan (Sulsel), Djunaidi mengatakan pihaknya bersama Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dan Pangkoopsud II, Marsda TNI Minggir Tribowo melakukan pemantauan pencarian penumpang KM Ladang Pertiwi 02. Pasalnya, dari data 42 penumpang, baru 17 orang ditemukan selamat.

"Upaya pencarian sudah dilakukan oleh Basarnas, hari ini kami bersama dengan TNI AU membantu pencarian lewat udara sehingga bisa memantau lebih luas," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Minggu (29/5).

Djunaidi menjelaskan pencarian penumpang KM Ladang Pertiwi dilakukan pada ketinggian 10 ribu kaki. Helikopter Super Puma menyisir perairan yang diduga terdapat korban selama 1 jam 45 menit.

"Kami tadi sempat memantau via udara, dan alhamdulillah cuaca cukup mendukung. Very clear saat pemantauan tadi," lanjut Djunaidi.

Sementara, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan dirinya bersama Forkopimda melakukan melakukan pemantauan dari udara untuk membantu pencarian korban tenggelam KM Ladang Pertiwi 02. Ia menegaskan pencarian terhadap penumpang yang belum ditemukan sekitar 25 orang.

“Kita masih melakukan pencarian, beberapa pulau kita deteksi dan kapal nelayan juga disekitarnya kita pantau banyak. Kita juga sudah gerakkan kapal-kapal menengah ke atas dan kecil mereka juga bergerak untuk membantu kita bergotong royong, bersama TNI AU, TNI AL, Polri, Basarnas, BPBD, serta dibantu kapal nelayan," bebernya.

Ia memohon doa agar pencarian penumpang KM Ladang Pertiwi 02 berjalan dengan lancar. Selain itu, penumpang bisa segera ditemukan dan kondisi selamat.

“Untuk seluruh masyarakat di Sulsel, mari kita sama-sama berdoa, semoga seluruh penumpang yang masih dalam pencarian segera ditemukan selamat, Amin," ucapnya. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel