Pencarian SJ 182 dihentikan, Dirut Sriwijaya Air: Besok tabur bunga

Risbiani Fardaniah
·Bacaan 2 menit

Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Irwin Jauwena mengucapkan terima kasih kepada pihak yang terkait dalam upaya pencarian korban serta puing pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh pada 9 Januari 2021 lalu dan saat ini pencarian tersebut resmi dihentikan.

“Pada kesempatan ini kami ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya, di mana sejak hari pertama kami mendapatkan dukungan yang sangat luar biasa, baik dari Basarnas, pihak TNI, KNKT, Polri, dalam mencari dan mengupayakan secepat mungkin untuk pencarian korban dan evakuasi,” kata Jefferson dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Ia mengaku masih mendapatkan dukungan hingga saat ini dari seluruh pihak yang terkait, baik itu dalam pencarian korban hingga pemberian santunan.

Baca juga: Menhub: Operasi pencarian pesawat SJ 182 dihentikan

“Sampai dengan saat ini dukungan itu tetap kami rasakan dan kami sampaikan ucapan terima kasih setinggi-tingginya,” ujarnya.

Jefferson juga mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban yang ditinggalkan.

“Dan kepada para keluarga korban kami juga mengucapkan turut berbelasungkawa, turut berduka cita yang sangat mendalam, kami berharap dengan doa-doa yang dipanjatkan oleh masyarakat, keluarga dapat diberikan kekuatan dan ketabahan untuk menghadapi musibah ini, terutama korban mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah,” katanya.

Baca juga: Basarnas hentikan pencarian korban Sriwijaya Air SJ 182

Pihaknya akan menggelar proses tabur bunga pada Jumat (22/1) untuk mengenang para korban.

“Sebagaimana disampaikan besok juga kami akan mengadakan tabur bunga di lokasi. Kami mohon supaya kami diberikan cuaca yang baik, diberikan kesehatan, sehingga proses ini berjalan dengan baik,” ujarnya.

Pemerintah menyatakan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) terhadap korban maupun puing pesawat Sriwijaya Air SJ 182 resmi dihentikan setelah Bsarnas sudah melakukan operasi selama tujuh hari dan sudah memperpanjang 2x3 hari.

Hingga saat ini sudah ditemukan 324 kantong jenazah, 43 di antaranya sudah teridentifikasi, 32 sudah diserahkan kepada keluarga korban.

Baca juga: Basarnas kumpulkan 324 kantong jenazah korban pesawat SJ-182