Pencipta PUBG Brendan Greene Cabut dari Krafton

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Brendan Greene alias PlayerUnknown, yang lebih dikenal sebagai pencipta PUBG: Battlegrounds, memutuskan keluar dari perusahaan pemilik PUBG Krafton untuk mendirikan studio sendiri.

Studio Greene, PlayerUnknown Productions, secara resmi keluar dari studio PUBG meski Krafton masih memiliki saham minoritas di perusahaan milik pria asal Irlandia tersebut.

"Saya sangat berterima kasih kepada semua orang di PUBG dan Krafton karena telah memberikan kesempatan pada saya dan atas kesempatan yang mereka kasih ke saya selama empat tahun terakhir," kata pria yang memulai karir sebagai modder game itu.

Dikutip dari Engadget, Rabu (2/9/2021), Greene mengatakan ia bersemangat untuk mengambil langkah selanjutnya dalam perjalanan hidupnya, demi menciptakan pengalaman yang telah ia bayangkan selama bertahun-tahun.

"Sekali lagi, saya berterima kasih kepada semua orang di Krafton yang mendukung rencana saya, dan saya akan mengungkapkan lebih banyak tentang proyek kami di kemudian hari," katanya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tinggalkan Tim Inti PUBG Sejak 2019

PUBG Mobile resmi sambangi iOS dan Android di dunia. Liputan6.com/ Yuslianson
PUBG Mobile resmi sambangi iOS dan Android di dunia. Liputan6.com/ Yuslianson

Sejak 2019, Greene memang telah meninggalkan tim inti PUBG dan pindah dari Seoul, Korea Selatan di mana kantor pusat Krafton berada ke Amsterdam, Belanda untuk memimpin PUBG Special Projects.

Dalam sebuah siaran pers, PlayerUnknown Productions sedang "menjelajahi sistem yang diperlukan untuk memungkinkan skala besar dalam game open world."

Mengutip IGN, karir Greene diawali sebagai seorang modder yang bereksperimen dengan genre battle royale.

Mengutip PC Gamer, sejarah Greene dengan genre battle royale sendiri diawali karyanya untuk mod DayZ, ketika DayZ sendiri masih merupakan mod dari Arma 2.

Berawal Sebagai Modder

Galaxy Note 20 Ultra saat main PUBG Mobile (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)t
Galaxy Note 20 Ultra saat main PUBG Mobile (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)t

Pada 2015, kesuksesan mod DayZ menuntun Greene untuk mengerjakan mode battle royale H1Z1 sebagai seorang konsultan. Semua itu membuka jalannya untuk membuat PlayerUnknown's Battlegrounds.

Bluehole lalu merekrutnya dan melanjutkan pengembangan game tersebut di bawah nama PUBG Studios. Dengan kesuksesan PUBG, Bluehole lalu berganti nama menjadi Krafton.

Pada 2019, Greene membentuk Special Projects yang bertujuan untuk mengeksplorasi kemungkinan "interaksi dan koneksi dalam ruang permainan."

Hengkangnya Greene dari PUBG sendiri ditengarai menjadi salah satu alasan di balik rebranding PlayerUnknown's Battlegrounds menjadi PUBG: Battlegrounds beberapa waktu lalu.

Sementara Greene, Krafton tetap melanjutkan PUBG dan bersiap meluncurkan PUBG: New State.

Infografis Dampak Game Online

Infografis dampak bermain video game berlebihan (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis dampak bermain video game berlebihan (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel