Pencipta "Sudoku" meninggal karena kanker saluran empedu

·Bacaan 1 menit

Pencipta "Sudoku" meninggal dunia pada usianya yang ke-69 tahun karena kanker saluran empedu.

"Maki Kaji, yang menyebarkan cinta teka-teki di dunia sebagai 'Godfather of Sudoku,' meninggal dunia pada 10 Agustus 2021 pukul 22:54 di rumahnya di Tokyo," tulis pihak Nikoli, perusahaan yang menaungi Sudoku.

Baca juga: Zynga luncurkan game seluler match-3 modern Puzzle Combat

"Kaji datang dengan nama Sudoku dan dicintai oleh penggemar puzzle dari seluruh dunia. Kami berterima kasih dari lubuk hati kami atas perlindungan yang telah Anda tunjukkan sepanjang hidupnya,"

Dilansir People, Rabu, Maki Kaji diketahui putus kuliah pada tahun 1980-an dan meluncurkan majalah teka-teki pertama di Jepang melalui perusahaan Nikoli. Beberapa tahun setelah debut majalah itu, Maki melihat permainan puzzle berbasis angka unik yang disebut "Number Place" yang dibuat oleh arsitek Amerika Howards Garns.

Maki pun kala itu ingin menampilkan permainan serupa di majalahnya. Namun, dia ingin membuat permainan tersebut dengan nama Jepang.

Maki pun menamai versi permainannya dengan "Suji-wa-Dokushin-ni-Kagiru," yang diterjemahkan menjadi "Angka harus lajang, bujangan,". Sayangnya nama ini tidak menjadi hits. Kemudian, Maki pun menggagas nama baru untuk permainannya yaitu "Sudoku".

Meski permainan ini memiliki banyak penggemar, puzzle angka ini tidak langsung meledak selama bertahun-tahun sampai pada 2004 lalu. Namun, Maki tidak menerima keuntungan finansial dari keberhasilan Sudoku. Pihaknya mengatakan, kekayaan bukanlah tujuan yang ada di dalam pikiran Maki ketika meluncurkan permainan teka-teki ini.

Sejak tahun 31 Juli 2021, Maki Kaji telah menyerahkan posisinya sebagai CEO perusahaan Nikoli pada mantan pemimpin redaksinya, Yoshinao Anpuku.

Baca juga: Harry Potter: Puzzle & Spells rilis trailer resmi pertama

Baca juga: Gim baru untuk pencinta puzzle, "Ms. Naomi's Puzzle"

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel