Pencopotan Direktur PLN Ternyata Buntut dari Sidak Erick Thohir

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri BUMN Erick Thohir kembali memberika keterangan terkait inspeksi mendadaknya ke kantor pusat PT PLN (Persero) beberapa waktu lalu. Ia pun memaklumi adanya lockdown imbas dari sejumlah direksi PLN yang terkena covid-19.

Namun, ia juga menekankan, saat menghadapi krisis energi seperti saat ini, tetap perlu ada kegiatan.

"Saya kemarin sama Menteri ESDM dari sidak PLN, terlepas dari covid-19, saya sangat memaklumi dan diperlukan lockdown, tapi saat krisis tetap mesti ada kegiatan yang berjalan," katanya kepada wartawan, Kamis (6/1/2022).

"Karena itu saya putuskan saya mengganti (direktur energi primer PLN) dan saya pastikan dalam 1-2 hari saudara Hartanto harus melakukan perbaikan-perbaikan," imbuhnya.

Menteri BUMN Erick Thohir mencopot Direktur Energi Primer PT PLN (Persero) Rudy Hendra Prastowo imbas dari krisis pasokan batu bara ke PLN. Rudy digantikan oleh Direktur Utama PT PLN Batu Bara, Hartanto Wibowo

Menteri Erick mengakui telah menandatangani surat pergantian Direktur Energi Primer PLN di kantor Kementerian BUMN, Kamis (6/1/2022).

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Jadi Perhatian

Menteri BUMN Erick Thohir meresmikan penyalaan listrik dalam bantuan penyambungan listrik tanpa biaya untuk 500 rumah tangga di Palembang (dok: PLN)
Menteri BUMN Erick Thohir meresmikan penyalaan listrik dalam bantuan penyambungan listrik tanpa biaya untuk 500 rumah tangga di Palembang (dok: PLN)

Lebih lanjut, Menteri Erick menyebut, terkait perbaikan itu ada beberapa yang jadi perhatiannya. Misalnya, yang di mapping adalah bagaimana oembelian batu bara bisa jangka panjang karena telah ada Domestic Market Obligation (DMO) yanh dipatok.

"Jadi gaada yang perlu ditakuti, apalagi saat rapat ada kejaksaan dan ada ketua BPKP, sudah ads notulen bahwa ini arahan yang harus dilakukan," terangnya.

Jika harganya lebih murah dari DMO, kata Erick, dalam catatan itu boleh dilakukan negosiasi ulang sesuai dengan arahan pasar. Sementara jika lebih mahal, akan diambil sesuai DMO.

"Kalau lebih murah masa pakai harga DMO. kita pakai fleksibilitas harga bisa lebih murah. kotrak panjang tapi harga bisa di-review, yang jadi masalah kalau ada kick back. kalau semua transparan kenapa tidak?," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel