Pencuri Kotak Amal Aniaya Pengurus Masjid, Polisi Buru Pelaku

·Bacaan 1 menit

VIVA – Khairunnas alias Sangkot (45), pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Baiturrahman di Desa Kwala Begumit, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara menjadi korban penganiayaan dari pelaku pencuri kotak amal/infak.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu subuh, 19 Mei 2021. Akibatnya, Sangkot mengalami luka di bagian kepala. Karena pelaku yang belum diketahui identitas itu, memukul korban menggunakan besi.

"Saya mengalami luka di bagian kepala sebanyak 15 jahitan," ungkap Sangkot, Kamis 20 Mei 2021.

Baca juga: Cerita Sopir Taksi Online Lawan 4 Begal Usai Ditembak 10 Kali

Sangkot yang tinggal tidak jauh di masjid tersebut, hendak membuka masjid untuk ibadah salat subuh. Namun, ia mencurigai ada seseorang di dalam masjid. Pelaku yang mengetahui kedatangan korban mencoba bersembunyi di gudang masjid.

"Saya dekat gudang, ternyata ada orang sedang memenggang kotak infak. Dia (pelaku) langsung menyerang saya. Kami berkelahi, tapi saya dipukul menggunakan tiang besi mic yang ada di dalam gudang," jelas Sangkot.

Melihat korban mengeluarkan darah di bagian kepala. Pelaku melarikan diri dari masjid itu. Sedangkan, Sangkot meminta pertolongan kepada warga sekitar dan membawa ke rumah sakit terdekat.

"Pelaku juga sempat aniaya leher saya dengan gunting dan kemudian pelaku melarikan diri tanpa ada membawa kotak infak," tuturnya.

Menerima informasi terjadi pencurian dengan penganiayaan di masjid tersebut. Polsek Binjai turun melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan korban dan saksi-saksi. Sementara pelaku dalam pengejaran pihak kepolisian.

"Sudah memintai keterangan korban serta sejumlah saksi dan menyita rekaman CCTV Masjid tersebut," ucap Kepala Unit Reskrim Polsek Binjai, Ipda Budi Santoso.

Begitu juga, untuk menindaklanjuti kasus ini. Sangkot membuat laporan polisi dan menyertai hasil visum atas penganiayaan dilakukan pelaku pencuri kotak infak tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel