Pendaftar SNMPTN Unpad Melonjak 400 Persen  

TEMPO.CO, Bandung - Pendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 jalur undangan ke Universitas Padjadjaran melonjak 4 kali lipat dibanding tahun lalu. Kini peminatnya mencapai 141.864 orang. Adapun daya tampung lewat jalur tersebut hanya 3.733 orang.

Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan Unpad, Engkus Kuswarno mengatakan, peminat yang menjadikan Unpad sebagai kampus negeri pilihan pertama berjumlah 80. 977 orang. Sisanya, 60.887 orang menjadikan Unpad sebagai pilihan kedua.

"Berdasarkan data Unpad sebagai PTN pilihan pertama, prioritas program studi (prodi) pilihan pertama berjumlah 42.538 pendaftar, dan pilihan prodi kedua berjumlah 38.439 orang," kata Engkus. Data itu berdasarkan rekapitulasi pendaftaran SNMPTN yang telah ditutup 8 Maret lalu.

Total kuota penerimaan mahasiswa Unpad 2013 sebanyak 6.018 orang. Menurut Engkus, jumlah itu hasil penambahan 20 persen dari kuota ideal berdasarkan rasio dosen dan mahasiswa. "Tahun ini juga ada prodi baru, namanya Ilmu Politik. Kuotanya untuk SNMPTN 36 orang," ujarnya.

Pembagian kuota mahasiswa baru Unpad 2013 sesuai jalur masuk, yaitu 3.733 orang lewat SNMPTN termasuk di dalamnya 900 mahasiswa program Bidik Misi. Adapun jatah kursi untuk pendaftar jalur ujian tertulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) berjumlah 2.010 orang. Khusus 275 kursi disediakan di kelas internasional yang diperuntukkan bagi mahasiswa asing.

Saat ini, panitia seleksi sedang menilai pendaftar SNMPTN yang bisa kuliah di kampus negeri. Sesuai ketentuan panitia, pendaftar yang tak lolos seleksi nilai akademik SNMPTN masih berkesempatan ikut ujian tertulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

ANWAR SISWADI

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.