Pendaftaran Calon Anggota Dewan Pengawas LPP TVRI 2022-2027 dibuka

·Bacaan 1 menit

Panitia Seleksi (Pansel) telah membuka pendaftaran Calon Anggota Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI 2022-2017 mulai 26 April hingga 17 Mei 2022.

Usman Kansong selaku Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sekaligus Ketua Pansel menjelaskan, pendaftaran Calon Anggota Dewan Pengawas LPP TVRI dilaksanakan secara daring.

"Bagi warga negara Republik Indonesia yang memenuhi persyaratan bisa mendaftar melalui laman seleksi.kominfo.go.id,” ujar Usman Kansong, dikutip dari siaran pers pada Selasa.

Baca juga: TVRI jadi salah satu "brand" terpercaya publik

Mengenai proses seleksi, Usman menjelaskan akan ada beberapa tahapan. Setelah pendaftaran dan verifikasi administratif, akan ada tes tulis, asesmen psikologis, penilaian rekam jejak, dan wawancara.

Usman melanjutkan bahwa seleksi tersebut bersifat terbuka dan peserta yang lolos tahapan seleksi akan diumumkan untuk menerima masukan rekam jejak dari masyarakat.

"15 Calon Anggota Dewan Pengawas LPP TVRI akan disampaikan oleh presiden kepada DPR RI untuk selanjutnya dilakukan fit and proper test," imbuhnya.

Pengumuman dan prosedur seleksi Calon Anggota Dewan Pengawas LPP TVRI 2022-2027 dapat diakses melalui laman seleksi.kominfo.go.id.

Sebagai informasi, pansel Calon Anggota Dewan Pengawas LPP TVRI 2022-2027 terdiri dari 8 orang yang memiliki kapasitas dan keahlian di bidangnya.

Diketuai oleh Usman Kansong yang merangkap anggota, anggota lainnya yaitu Ismail, Zulfan Lindan, J.H. Philip M. Gobang, Ezki Suyanto, Rhenald Kasali, Hermin Indah Wahyuni, dan Pinckey Triputra.

Baca juga: TVRI-ANTARA bangun sinergitas kerja sama pemberitaan di Kalbar

Baca juga: Pakar sebut LPP TVRI harus mampu menggaet generasi Z

Baca juga: TVRI siarkan program belajar bagi siswa selama wabah COVID-19

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel