Pendaftaran PPDB di Kepulauan Seribu Berlakukan Sistem Daring

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Suku Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Seribu akan memberlakukan sistem daring pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2021/2022.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Suku Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Seribu, Sri Rahayu Asih Subekti mengatakan, kebijakan PPDB secara daring dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan dan berkumpulnya orangtua atau wali murid di sekolah selama masa pandemi.

"Kebijakan ini mengacu Peraturan Gubernur Nomor 32 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru. Sistem daring ini berlaku untuk semua tingkatan dari SD hingga SLTA dimulai sejak 7-9 Juni untuk pendaftaran sesuai persyaratan dan 10-11 Juni untuk lapor diri bagi yang diterima," ujarnya, Jumat (28/5/2021).

Ia menambahkan, untuk tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) pendaftaran dan verifikasi akan dimulai 21 Juni-6 Juli mendatang dan untuk lapor diri dilakukan 8-9 Juli.

Kemudian, bagi yang ingin mendaftar di PKBM yang ada Kepulauan Seribu untuk paket A, B dan C bisa mulai mendaftar pada 26 Juli-1 Agustus dan wajib lapor diri pada 3-4 Agustus.

"Untuk informasi pendaftaran sesuai jenjang dan jalur masyarakat bisa mengakses di laman ppdb.jakarta.go.id atau kepada panitia PPDB yang biasanya ditugaskan masing-masing sekolah di Kepulauan Seribu," terangnya seperti dikutip BeritaJakarta.id.

Petugas yang Ditunjuk

Menurutnya, untuk informasi pendaftaran dan pengaduan masyarakat bisa menghubungi petugas yang ditunjuk untuk memantau khusus pelaksanaan PPDB di Kepulauan Seribu yakni melalui nomor telepon 081284170050 (Refinda) dan 081385227919 (Andri).

"Melalui sosialisasi ini diharapkan masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya lebih siap dan sigap mempersiapkan segala persyaratannya," tandasnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel