Pendaftaran UM-PTKIN 2022 Dibuka Mulai Hari Ini, Catat Syarat dan Cara Daftarnya

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Pendaftaran Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2022 dibuka hari ini, Senin (25/4/2022) pukul 13.00 WIB. Proses pendaftaran akan berlangsung hingga 4 Juni 2022.

Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru PTKIN Imam Taufiq mengatakan, UM-PTKIN 2022 dapat diikuti lulusan MA/MAK/SMA/SMK/Satuan Pendidikan Mu’adalah atau yang setara pada tahun 2020, 2021, dan 2022.

"Lulusan tahun 2020 dan 2021, harus sudah memiliki ijazah atau yang sederajat. Sedangkan lulusan tahun 2022 dipersyaratkan memiliki Surat Keterangan Lulus dari kepala satuan pendidikan," jelas Imam Taufiq yang juga Rektor UIN Walisongo, di Semarang, Senin (25/4/2022).

"Sama seperti tahun sebelumnya, ujian masih menggunakan Sistem Seleksi Elektronik (SSE), menggunakan perangkat komputer atau gawai (Handphone), serta dapat dilakukan dari lokasi masing-masing peserta," sambungnya.

Pendaftaran dapat dilakukan secara online atau daring. Untuk mendaftar, para siswa dapat mengakses link link pendaftaran UM-PTKIN 2022 melalui laman https://um-ptkin.ac.id/

Berikut alur pendaftaran UM-PTKIN 2022:

1. Calon peserta mendaftar dan mengisi biodata secara online di https://um-ptkin.ac.id/ hingga mendapat nomor SIP (Slip Instruksi Pembayaran), PIN dan informasi nominal yang harus dibayarkan serta tatacara pembayaran.

2. Calon peserta melakukan pembayaran di Bank BNI atau Bank lainnya

3. Peserta mendapat bukti pembayaran. Biaya seleksi yang sudah dibayar tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apapun.

4. Peserta melanjutkan pendaftaran online dengan mengisi formulir online di https://um-ptkin.ac.id/ dengan memasukkan nomor SIP dan PIN untuk memilih kelompok ujian, program studi dan lokasi ujian hingga cetak kartu ujian.

5. Peserta mengikuti ujian SSE di lokasi PTKIN yang telah dipilih.

“Informasi selengkapnya dapat diakses melalui laman: https://um-ptkin.ac.id/home/informasi. Selamat mendaftar, dan semoga lolos seleksi!” tandas Imam Taufiq. [lia]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel