Pendapatan fiskal China turun pada paruh pertama 2022

Pendapatan fiskal China turun 10,2 persen secara tahunan (year on year/yoy) selama paruh pertama (H1) tahun ini, berdasarkan data resmi pada Kamis (14/7).

Pendapatan fiskal negara itu mencapai sekitar 10,52 triliun yuan (1 yuan = Rp2.229) atau setara sekitar 1,6 triliun dolar AS (1 dolar AS = Rp14.985) selama periode tersebut, menurut Kementerian Keuangan China.

Mengecualikan dampak pengembalian kredit pajak pertambahan nilai, pendapatan fiskal tumbuh 3,3 persen dari tahun sebelumnya.

Pemerintah pusat meraup pendapatan fiskal hampir 4,77 triliun yuan, sedangkan pemerintah daerah mengumpulkan hampir 5,76 triliun yuan, masing-masing turun 12,7 persen dan 7,9 persen.

Pendapatan pajak mencapai hampir 8,56 triliun yuan pada periode Januari-Juni, turun 14,8 persen (yoy).

Pengeluaran fiskal naik 5,9 persen (yoy) menjadi 12,89 triliun yuan pada H1, menurut kementerian tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel