Penderita Diabetes Gak Boleh Makan Daging Merah Ternyata Mitos

Tasya Paramitha, Sumiyati
·Bacaan 1 menit

VIVADaging merah merupakan sumber protein, zat besi, vitamin, serta mineral. Namun, konsumsi jenis daging ini secara berlebihan dikaitkan dengan peningkatan berbagai risiko penyakit.

Diketahui, sering mengonsumsi daging merah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, kanker usus, termasuk diabetes.

Nah, berangkat dari pemikiran inilah akhirnya timbul anggapan bahwa daging merah tidak boleh dikonsumsi penderita diabetes, terutama yang sedang menjalankan program diet.

Benarkah demikian? Spesialis gizi klinik, dr. Feni Nugraha, MARS, M.Gizi, SpGK, akan mengungkap mengenai hal ini. Menurut dia, larangan mengonsumsi daging merah bagi penyandang diabetes hanya mitos belaka. Tapi, tetap ada aturannya.

"Daging merah tetap boleh, tapi memang hanya sekali-sekali dan tidak boleh berlebihan," ujarnya dalam tayangan Hidup Sehat di tvOne baru-baru ini.

Lebih lanjut dokter Feni menjelaskan, penderita diabetes lebih disarankan untuk mengonsumsi daging putih, seperti ayam atau ikan, dibanding daging merah. Apa alasannya?

"Karena daging merah ternyata di dalamnya kandungannya tinggi akan lemak jenuh. Lemak jenuh ini tidak sehat, jika dikonsumsi berlebihan, dia bisa meningkatkan risiko kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh kita meningkat," lanjut dia.

Dan pada penyandang diabetes, Feni mengungkapkan, biasanya penyakit ini kerap disertai dengan kadar kolesterol tinggi. Oleh karena itu, penyandang diabetes harus hati-hati saat mengonsumsi daging merah.

"Jadi, konsumsi daging merah memang boleh sekali-kali tapi pilih yang rendah lemak. Yang disarankan adalah daging sapi khas dalam atau tenderloin, yang enggak terlalu berlemak," saran dr. Feni Nugraha.