Pendeta Singapura Ditangkap karena Penyalahgunaan Dana Amal

Singapura (AFP/ANTARA) – Pendiri dari salah satu gereja terkaya di Singapura ditangkap pada Selasa, dengan tuduhan penyalahgunaan dana sumbangan setidaknya sebesar 18 juta dolar Amerika (sekitar Rp 170,1 miliar) dari jemaatnya yang berjumlah lebih dari 30.000 orang.

Pastor Kong Hee dan empat eksekutif senior dari Gereja City Harvest, sebuah kelompok Kristen yang terdaftar sebagai badan amal, ditangkap Departemen Urusan Komersial, sebuah unit kepolisian yang dibentuk untuk mengusut kejahatan keuangan.


Para petugas mengatakan bahwa para tersangka dicurigai telah menggelapkan dana sedikitnya 23 juta dolar Singapura (sekitar Rp169,9 miliar) yang dialokasikan untuk sejumlah proyek amal, dan menghabiskan uang untuk istri pastur tersebut, Ho Yeow Sun, untuk memulai sebuah karier musik evangelis di Amerika Serikat.


Gereja tersebut, yang memiliki afiliasi di negara tetangga Malaysia dan negara-negara lainnya, terkenal dengan kebaktian-kebaktian yang menyerupai konser-konser musik pop.


"Telah dikonfirmasi bahwa lima orang telah ditangkap dan Kong Hee adalah salah satunya," kata seorang juru bicara kepolisian kepada AFP.


Kelima tersangka juga telah diberhentikan dari posisi mereka di gereja.


Kong dan istrinya, yang keberadaannya tidak diketahui, menjadi selebriti kecil di Singapura karena meluncurkan gereja tersebut, yang diperkirakan memiliki jemaat sekitar 33.000 orang dan aset bersih sebesar 103 juta dolar Singapura (sekitar Rp760,8 miliar) pada 2009. (ai/ik)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.