Pendewasaan Diri dan Pengendalian Ego, Kunci Penting Mempertahankan Hubungan

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Kita semua pernah punya pengalaman atau kisah tentang cinta. Kita pun bisa memaknai arti cinta berdasarkan semua cerita yang pernah kita miliki sendiri. Ada tawa, air mata, kebahagiaan, kesedihan, dan berbagai suka duka yang mewarnai cinta. Kisah Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba Share Your Stories Februari 2021: Seribu Kali Cinta ini menghadirkan sesuatu yang baru tentang cinta. Semoga ada inspirasi atau pelajaran berharga yang bisa dipetik dari tulisan ini.

***

Oleh: Desiana Halim

Aku mengenalnya pada tanggal 10 Oktober 2018 di kantor tempatku bekerja. Hari itu adalah hari pertamaku bekerja di kantor. Aku diajak untuk mengelilingi kantorku dan berkenalan dengan orang-orang. Dan tiba saatnya aku bersalaman dan berkenalan dengannya. Kesan pertamaku biasa saja dengan dia. Tiba waktunya makan siang, temanku mengajak untuk makan siang bersama di kantin dan dia juga ikut makan bersama dengan kami.

Hari demi hari aku lewati di kantor dengan baik. Aku selalu semangat untuk datang ke kantor pagi-pagi. Sering dia sudah datang duluan di kantor. Namun kadang-kadang aku yang sampai duluan. Kami berdua seperti main tebak-tebakan siapa yang akan sampai duluan di kantor keesokan harinya.

Aku merasa nyaman berteman dengannya. Tak terasa saat itu, hampir sebulan sudah aku bekerja. Suatu hari, mendadak aku merasakan aneh saat melihatnya mengobrol dengan salah satu teman cewek kami di kantor. Seperti perasaan cemburu. Namun aku mencoba menyangkal perasaan itu.

Aku berusaha bersikap biasa saja jika berada di dekatnya walau kadang hati deg-degan. Beberapa bulan berlalu, tepatnya di tanggal 18 Februari 2019, dia baru pulang dari kerja dinas. Hari itu aku merasakan hatiku berbahagia bisa bertemu dengannya lagi di kantor. Karena udah seminggu aku tak bertemu dengannya.

Tak disangka dia memberikan aku coklat yang dibungkus pita merah dan berkata kepadaku, “Jangan kasih tau siapa-siapa ya. Gw hanya beliin buat lu." Jujur, aku merasa ge-er saat itu. Sejak itu, kami mulai dekat.

Teman-teman di kantor mengadakan lari bareng di GBK Senayan saat pulang kantor. Aku dan dia pun ikut. Perlahan-lahan kami mulai lebih mengenal satu sama lain. Terkadang saat pulang kantor, kami pulang bareng atau saat hari libur, kami pergi makan bareng.

Tanggal 03 Juni 2019, kami pergi ke Pekan Raya Jakarta. Setelah dari sana, kami pergi makan dan dia mengantarku pulang. Di mobil, ia mengatakan rasa cintanya padaku. Aku pun sangat bahagia dan aku pun menjawab, “Sebenarnya dari dulu gw udah suka sama lu."

Akhirnya kami pun jadian dan lama kelamaan orang-orang di kantor kami pun mengetahuinya. Di dalam hubungan kami, ada beberapa rintangan termasuk aku yang masih cemburu dengan mantan pacarnya. Karena aku pernah melihat foto mereka bersama teman mereka di instagram pacarku. Saat kami membahas ini, pacarku bilang saat itu ia tak sadar masih ada foto mantannya di instagramnya.

Memulai Kembali

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/interstid
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/interstid

November 2020 lalu, aku memutuskan untuk putus darinya. Karena salah satu alasannya adalah aku masih suka terbayang dengan mantan pacarnya. Namun dia tetap kekeuh mempertahankan hubungan kami. Akhirnya kami pun ‘break’ dari hubungan kami sampai belum ada batas waktu yang ditentukan. 17 Februari 2021 lalu, dia datang ke rumahku dan mengajakku mengobrol. Akhirnya kami memutuskan untuk kembali bersama.

Aku bersyukur bertemu dengan dia. Walau kadang banyak hal perbedaan diantara kami. Salah satunya adalah tentang bahasa kasih. Aku lebih suka bahasa kasih dengan kata-kata dan dirinya lebih suka dengan quality time.

Aku sadari saat aku dan dia sedang ‘break’, benang merah dalam masalah kami adalah karena aku masih suka insekyur dengan diriku sendiri. Saat kita memutuskan untuk menjalin kasih dengan seseorang, perlu pendewasaan diri dan ego yang turun. Seperti ibarat taman yang harus disiram setiap hari, hubungan yang baik adalah saat dua orang yang saling mencintai bersama-sama saling mengusahakan yang terbaik untuk hubungan mereka.

#ElevateWomen