Pendiri PKS Pertanyakan Laporan Pencemaran Nama Baik Luthfi Hasan

Liputan6.com, Jakarta : Pendiri Partai Keadilan (cikal bakal Partai Keadilan Sejahtera--PKS), Yusuf Supendi, mendatangi Bareskrim Mabes Polri. Namun, kedatangan Yusuf tak terkait dengan rencana PKS yang akan melaporkan Komisi Pemberantasan Korupsi (PKS).

Yusuf yang kini menjadi politisi Partai Hanura menyatakan, kedatangannya ini masih terkait dengan kasus yang menjerat Luthfi Hasan Ishaaq. Mantan Presiden PKS itu dinilai telah memfitnahnya dengan melemparkan tuduhan terkait kedekatan khusus dengan Badan Intelejen Nasional (BIN) dan mengurus Surat Keterangan Cakap Kelakuan.

"Karena pada saat itu, (Luthfi) menjadi  anggota DPR ada kesulitan izin DPR. Mungkin saat ini sudah tidak menjadi anggota DPR lagi oleh karena itu saya menanyakan pada penyidik bagaimana kelanjutan laporan saya," jelas Yusuf di Bareksrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (13/5/2013).

Menurut Yusuf, laporannya saat itu karena sejumlah fitnah dari Luthfi terhadap dirinya. "Saya minta keadilan, karena Luthfi telah memfitnah saya tentang merebut istri orang lain lain sampai cerai, sampai dipecat. Ini adalah fitnah," ujarnya.

Sebelumnya, Yusuf membuat laporan kepolisian tertanggal 28 Maret 2011 menggunakan tameng undang-undang ITE yang mengancam Luthfi dikenai hukuman penjara hingga 12 tahun. (Ary)