Peneliti: COVID-19 adalah Virus yang Pintar, Jadi Manusia Harus Lebih Cerdas

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta COVID-19 adalah virus yang terbilang pintar. Butuh waktu lama atau bahkan selamanya untuk mengeliminasi virus tersebut dari muka bumi.

Menurut Kepala Pusat Penelitian Otak PHSU (Pacific Health Sciences University) California, AS, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Pharm., MD., Ph.D. vaksin bukan segala-galanya namun tetap penting karena merupakan target terakhir untuk mencapai kekebalan kelompok.

Ia memberi contoh, butuh waktu hingga 30 tahun untuk mengenyahkan penyakit polio dari muka bumi.

“Dalam konteks itu, maka untuk mengeliminasi COVID-19 dari dunia ini, itu membutuhkan waktu bahkan kita katakana tidak mungkin. Virus ini akan senantiasa ada di sekitar kita dan bermutasi,” ujar Taruna dalam webinar Kawan Vaksin, Sabtu (19/12/2020).

Ia juga menyampaikan, COVID-19 adalah virus yang memiliki kecerdasan luar biasa. Pasalnya, virus tersebut tidak hanya bisa masuk ke pernapasan seseorang lewat hidung tapi bisa lewat berbagai aspek seperti pembuluh darah.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Manusia Tidak Boleh Kalah

Walau COVID-19 adalah virus yang pintar, namun manusia tidak boleh kalah, kata Taruna.

“Tentu kita sebagai makhluk yang cerdas, dikaruniai kemampuan beradaptasi dan bertahan dalam melawan wabah ini. Saya yakin kita bisa melawannya dan memenangkan pertarungan.”

100 tahun lalu, lanjutnya, virus-virus semacam COVID-19 sebenarnya telah terjadi. Namun, pada saat itu kemajuan teknologi dan pengetahuan tentang pengembangan vaksin masih belum canggih sehingga korbannya begitu banyak.

“COVID-19 ini juga dalam waktu kurang dari satu tahun sudah menyebabkan korban yang luar biasa banyaknya.”

Sebelumnya, Taruna mengatakan bahwa COVID-19 akan selalu ada di sekitar manusia. Hal ini disebabkan kemampuannya dalam bermutasi secara spesifik agar bisa tetap hidup dalam inangnya yaitu manusia.

“Tentu kita sebagai makhluk yang berakal seharusnya mampu mengantisipasi. Secerdas-cerdasnya virus ini bertahan tentu kita lebih mampu,” pungkasnya.

Infografis Pakai Masker Boleh Gaya, Biar COVID-19 Mati Gaya

Infografis Pakai Masker Boleh Gaya, Biar Covid-19 Mati Gaya (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Pakai Masker Boleh Gaya, Biar Covid-19 Mati Gaya (Liputan6.com/Triyasni)

Simak Video Berikut Ini: