Peneliti Temukan Alien di Planet Tetangga Bumi

Krisna Wicaksono, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Beberapa bulan yang lalu, untuk pertama kalinya ilmuwan menemukan tanda-tanda kehidupan di Planet Venus. Peneliti dari Universitas Cardiff menemukan jejak fosfis, yang merupakan tanda-tanda biologis kehidupan di atmosfer Venus.

Dikutip dari laman Express, Senin, 16 November 2020, temuan ini menjadi sebuah paradoks karena suhu di planet tetangga Bumi ini melonjak dan kurangnya oksigen. Secara teknis, gas akan menghilang dalam hitungan menit setelah kemunculannya.

Teori itu yang membuat para ilmuwan berpikir, tidak mungkin ada kehidupan di Venus. Fokus mereka dalam mencari alien adalah di Bulan milik Mars dan Jupiter, seperti Europa yang sepertinya memiliki danau beku serta air tawar di dalamnya.

Saat ini peneliti tengah menyiapkan taktik untuk mendekati 'rumah' alien. Mark A Garlick mencatat, ada beberapa tempat lain di tata surya yang potensial menjadi tempat tinggal alien. Meski begitu, para peneliti masih belum bisa menemukannya.

"Di antara yang lainnya, hanya Venus yang mudah dijangkau. Pada ketinggian 50 kilometer, landasan terapung akan menjadi tempat ideal untuk mencari tanda-tanda kehidupan di awan," ujar Garlick.

Ia menambahkan, pencarian alien di antara planet-planet bisa dimulai dari Venus. Permukaan planet itu dikatakan sangat tidak ramah karena cukup panas. Tapi asam sulfat tetap ada, menjadi bagian terbaik di atmosfernya.

Miliaran tahun yang lalu, Venus, Mars dan Bumi memiliki susunan genetik yang serupa, seperti jaraknya dengan Matahari, sampai pada terbentuk dari batuan dan logam yang sama.

Jika di Bumi ada kehidupan, ada kemungkinan hal yang sama juga terjadi di Mars dan Venus. Satu-satunya perbedaan adalah adanya bencana iklim yang meluluh-lantakkan Venus dan Mars.

Baca juga: Begini Cara Hapus Otomatis Chat WhatsApp