Penelitian Membuktikan, Anak yang Dekat dengan Ibunya Lebih Baik Menjaga Keperawanan

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Kedekatan anak perempuan dengan orangtua ternyata memiliki banyak pengaruh terhadap kehidupan anak, termasuk tentang bagaimana mereka menjaga dirinya sendiri ketika mengenal lawan jenisnya. Hubungan dekat dan baik dengan ibu misalnya, ternyata berhubungan erat dengan bagaimana anak perempuan akan menjaga keperawannya.

Sebuah penelitian tahun 2016 yang diterbitkan dalam jurnal kesehatan Pediatrics menemukan bahwa anak perempuan yang dekat dengan ibu mereka sejak kecil cenderung lebih mampu menjaga keperawaanan mereka lebih lama dibanding anak perempuan yang punya hubungan buruk dengan ibu mereka.

Kedekatan ibu dan anak tentukan keperawanan anak

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/fizkes
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/fizkes

Dalam penelitian tersebut, disebutkan bahwa anak perempuan yang memiliki hubungan berkualitas dengan ibunya cenderung tidak melakukan hubungan seks antara usia 12 dan 16 tahun. Jika anak perempuan dan ibunya memiliki kedekatan emosional, saling percaya dan terbuka satu sama lain, anak gadis tersebut akan lebih mendengarkan kata-kata ibunya dibanding terbawa pengaruh buruk teman-teman sekitarnya.

Penelitian dilakukan terhadap 2.931 peserta dengan anak-anak remaja usia 12-16 tahun sebanyak 233 di Belanda dengan mengisi kuisioner tentang hubungan mereka dengan orangtua. Hasilnya, dari 77 anak remaja perempuan, sebanyak 44% anak perempuan terbukti lebih baik menjaga keperawanan mereka ketika memiliki kedekatan yang kuat dengan ibunya.

Di zaman yang serba bebas dan banyak sekali pengaruh luar yang sulit disaring, orangtua memang harus menjadi tameng yang kuat terkait pendidikan seksual anak. Jadi, sebisa mungkin jaga hubungan dekat dengan anak perempuan sejak kecil ya Moms.

#ElevateWoman with Fimela

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel