Penelitian Membuktikan, Ibu Hamil harus Bahagia Karena Bayi Bisa Merasakannya

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Ibu hamil tidak boleh stres, itu adalah aturan utama yang harus diketahui semua perempuan hamil. Stres yang muncul terutama membebani pikiran dan mencegah diri sendiri merasa happy ternyata bukan hanya tak baik untuk kesehatan ibu hamil itu sendiri namun juga untuk si bayi.

Penelitian yang dimuat dalam jurnal Psychological Science menyebutkan bahwa bayi dalam kandungan bisa merasakan kondisi psikologis ibunya, oleh karena itu perasaan ibu sebaiknya juga dijaga agar tidak memberikan dampak negatif terhadap perkembangan bayi di dalam kandungan.

Bayi bisa merasakan perasaan ibu

Ibu hamil | Ilustrasi/copyright shutterstock.com
Ibu hamil | Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Saat janin tumbuh, ia terus-menerus menerima pesan dari ibunya, termasuk bisa merasakan perasaan ibu ketika sedih atau bahagia. Penelitian yang dilakukan oleh Association for Psychological Science tahun 2011 ini menyebutkan, jika ibu mengalami depresi, itu mempengaruhi perkembangan bayi setelah lahir baik fisik maupun mental.

Dalam beberapa dekade terakhir, para peneliti telah menemukan bahwa lingkungan tempat tumbuh janin, rahim ibu, mampu memengaruhi baik tidaknya perkembangan bayi. Bukan hanya menghambat bayi berkembang dengan sehat secara fisik tapi juga berisiko menyebabkan anak mengalami masalah neurologis dan gangguan kejiwaan dalam jangka panjang.

Jadi bisa ditakan, penting sekali ibu hamil merasa bahagia dan bebas stres selama hamil maupun setelah melahirkan ya Moms, karena kondisi mental berkaitan erat terhadap baik tidaknya perkembangan kesehatan bayi.

#ElevateWoman with Fimela

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel