Penelitian Membuktikan, Sikap Cuek Membuatmu Hidup Lebih Bahagia

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Tidak mempedulikan banyak hal bukan berarti membuatmu masa bodoh dengan hal-hal yang terjadi di sekitarmu, apalagi di masa pandemi yang sudah seharusnya kamu lebih perhatian dan hati-hati. Namun dalam banyak aspek hidup, terkadang menjadi pribadi yang cuek memberikan banyak manfaat untuk kesehatanmu. Bahkan penelitian membuktikan bahwa bersikap cuek mampu membuat hidup lebih bahagia.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Johns Hopkins University menemukan bahwa terkadang lebih mudah bagi seseorang menjalani hidup ketika ia tidak terlalu memikirkan atau mengetahui hal-hal secara berlebihan.

Ketika orang diberi waktu untuk mempelajari sesuatu, mereka bisa melakukannya lebih cepat dan efisien ketika mengabaikan hal-hal yang membuat mereka khawatir.

Cuek membuatmu bahagia

ilustrasi self love/Photo by Leah Kelley from Pexels
ilustrasi self love/Photo by Leah Kelley from Pexels

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Psychological Science itu menjelaskan bahwa terkadang jauh lebih mudah bagi otak untuk melakukan tugasnya ketika tahu apa yang harus diabaikan daripada apa yang harus dikerjakan.

Jadi, setiap kali kamu tak bisa berkonsentrasi pada sesuatu karena mengkhawatirkan hal itu akan memberikan hasil yang buruk, maka semakin tidak tenang pikiranmu dan semakin tidak kunjung selesai hal yang harus kamu kerjakan.

Terkadang ketika melihat berita di televisi, orang akan merasa lebih khawatir dari biasanya. Meskipun menyaksikan berita terkini mampu membuatmu lebih waspada dan hati-hati namun akan lebih baik jika tidak berlebihan menontonnya, apalagi jika itu hanya membuatmu makin stres.

Itulah mengapa hidup cuek bisa jadi lebih baik untuk kesehatan mentalmu dan membuatmu lebih bahagia menjalani hidup, Sahabat Fimela.

#ElevateWoman with Fimela

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel