Penembak bidan di Medan ditangkap di Padang

MERDEKA.COM. Kasus penembakan yang menewaskan bidan Nurmala Dewi Tinambunan alias Dewi (30) berhasil diungkap polisi. Sedikitnya tiga pelaku sudah ditangkap pihak kepolisian.

Ketiga pelaku dikabarkan diringkus di Padang, Sumatera Barat, Selasa (26/2). Penangkapan ini dibenarkan Kasubdit Idik III Direktorat Reserse Umum Polda Sumut AKBP Andry Setiawan.

"Ya benar, memang kami yang menangkap di Padang, tapi saya tidak mau mendahului Kapolresta Medan saja, tanya Kapolresta Medan atau Kasat Reskrim Polresta Medan," katanya saat dihubungi wartawan, Selasa (26/2) malam.

Informasi yang berkembang di Polresta Medan, tim dari Polda Sumut dan Polresta Medan menangkap tiga tersangka pembunuh Dewi (31) di Padang. Tiga orang yang ditangkap diduga sebagai eksekutor berinisial Gp. Sementara itu dua lainnya disebut-sebut merupakan polisi Brigadir GB dan Bripda A.

Dalam skenarionya, GB berperan sebagai pencari eksekutor. Gp dan A bersama-sama ke Medan. Namun untuk eksekusi hanya dilakukan Gp. Sedangkan senjata api yang digunakan diperoleh dari pria berinisial S yang dikabarkan masih buron. Ketiga tersangka dikabarkan diterbangkan ke Medan menggunakan pesawat Lion Air. Mereka tiba di Polonia, Selasa (25/2) sore.

Namun, Kasat Reserse Polresta Medan Kompol M Yoris Marzuki belum mengonfirmasi kebenaran informasi yang beredar. Dalam pesannya, dia menyatakan perkembangan kasus itu belum bisa disampaikan.

"Yang jelas kasus tersebut sampai saat ini masih dalam penyelidikan dan pengembangan. Nanti ketika sudah selesai dilakukan lidik pasti akan dilakukan pres rilis, terima kasih, selamat malam," tulisnya.

Seperti diberitakan, seorang bidan, Nurmala Dewi Tinambunan alias Dewi (30), tewas ditembak orang tak dikenal di depan rumahnya di Jalan Pertahanan Gang Indah, Patumbak, Deliserdang, Kamis (7/2) petang. PNS yang bertugas di Puskesmas Teladan, Medan, ini ditembak tak lama setelah pulang bekerja. Pelaku disebut-sebut seorang pria mengendarai sepeda motor.

Setelah tertembak, Dewi dilarikan warga ke RSU Estomihi, Jalan Sisingamangaraja, Medan. Namun, sesampai di sana dia tak lagi bernyawa.

Motif penembakan yang menewaskan Dewi (30) masih belum jelas. Namun, tetangga dan kerabatnya menduga pembunuhan itu dipicu konflik cinta segitiga.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.