Penembak Brutal Kuliah di Universitas Colorado

Liputan6.com, Denver: Polisi Colorado, Amerika Serikat, menahan seorang tersangka penembakan brutal di pinggiran Kota Denver, tepatnya di parkiran belakang bioskop, lokasi terjadinya penembakan, Jumat (20/7) dini hari waktu setempat. Tersangka kedapatan membawa pisau, senapan, dan pistol, serta mengenakan rompi antipeluru. Polisi meyakini pria tersebut beraksi sendiri.

Meski polisi tak membuka identitas tersangka, media setempat menyebutkan tersangka bernama James Eagan Holmes, seorang mahasiswa Jurusan Neurosains di Universitas Colorado, Denver.

Beraksi mengenakan topeng, tersangka melemparkan gas air mata ke studio bioskop yang sedang memutar film tengah malam, yakni film Batman terbaru The Dark Knight Rises. Tersangka lalu melepaskan tembakan membabi buta saat penonton panik dan berhamburan keluar bioskop.

Sedikitnya 14 orang tewas dan 55 lainnya luka-luka, termasuk anak-anak. Selain luka tembak, sebagian korban terluka dirawat akibat efek gas air mata. Sejauh ini polisi masih menyelidiki motif di balik insiden berdarah tersebut [baca: Penembakan Brutal di Pemutaran Film Batman, 14 Tewas].

Sementara dari lokasi kampanye di Fort Myers, Florida, Presiden AS Barack Obama menyampaikan dukacita dan mengutuk penembakan di Colorado. Obama meminta pihak berwenang untuk segera menyusut kasus tersebut hingga tuntas.

"Seperti yang kita tahu, polisi telah menangkap seorang tersangka. Pemerintah siap melakukan segalanya agar pelaku mendapat hukuman setimpal," ucap Obama. Obama juga membatalkan kampanyenya untuk sementara, demi memantau perkembangan kasus penembakan brutal itu.(ANS)