Penembakan Brutal di Philadelphia, 7 Orang Terluka

Hardani Triyoga, Dinia Adrianjara
·Bacaan 1 menit

VIVAPenembakan massal menyebabkan sedikitnya tujuh orang terluka di salah satu stasiun di Philadelphia. Pelaku bersenjata melepaskan tembakan di dekat stasiun SEPTA di kota Olney, sekitar pukul 14.50 sore waktu setempat.

Menurut keterangan polisi, seorang pria berusia 71 tahun masih dalam kondisi kritis setelah dipukul satu kali di perut dan beberapa kali di kaki. Lalu, ada seorang pria berusia 22 tahun ditembak di punggung.

Korban lainnya yakni dua pria lainnya berusia 21 dan 53 tahun yang ditembak di kaki. Ada juga seorang gadis berusia 17 tahun ditembak di lengan kanan.

Selain itu, seorang wanita berusia 36 tahun dan pria 70 tahun masing-masing ditembak di bagian paha. Keenam korban tersebut dilaporkan dalam kondisi stabil di rumah sakit.

Komisaris Polisi Philadelphia, Danielle Outlaw, menggambarkan penembakan itu sebagai inisden yang 'sangat kurang ajar'.

"Saya pikir insiden ini memberi tahu kita bahwa orang-orang yang terlibat dalam penembakan ini menjadi semakin berani," kata Outlaw, seperti dikutip dari Independent, Kamis 18 Februari 2021.

Polisi Philadelphia mengatakan mereka tidak memiliki informasi tentang luka yang dialami dua korban lainnya, maupun kondisi mereka. Enam korban di antaranya sudah dibawa ke Pusat Medis Albert Einstein.

Sementara, korban ketujuh diangkut oleh polisi ke Temple University Hospital.

Setidaknya satu orang ditangkap sehubungan dengan insiden tersebut dan dua senjata yang digunakan untuk melakukan aksi, ditemukan di tempat kejadian. Baru dua bulan pertama di tahun 2021, sebanyak 257 orang telah menjadi korban penembakan di kota itu, atau meningkat 56 persen sejak tahun 2020.