Penembakan disebut warning buat KPK, ini kata Abraham Samad

MERDEKA.COM. Anggota Timwas Century DPR Nudirman Munir berpendapat penembakan terhadap Bripka Sukardi yang terjadi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi warning kepada lembaga pemburu koruptor itu.

Namun, pendapat itu ditanggapi santai oleh Ketua KPK Abraham Samad. Dia mengaku belum berpikir sejauh itu.

"Untuk sementara kita belum berpikir ke arah sana. Mudah-mudahan ini pesan cinta," ujar Abraham Samad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/9).

Samad menegaskan, seluruh jajaran di KPK sejak awal telah mewakafkan dirinya untuk memberantas korupsi.

"Jadi seluruh insan KPK harus bekerja profesional tanpa ada rasa takut sedikit pun. Karena sejak awal kita sudah mewakafkan dirinya untuk bangsa dan negara," tandasnya.

Bripka Sukardi tewas di depan Gedung KPK setelah ditembak sebanyak tiga kali. Tiga buah selongsong peluru ditemukan di tempat kejadian.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.