Penembakan Terjadi di Tengah Aksi Protes, 1 Orang Tewas

Zulfikar Husein, Dinia Adrianjara

VIVA – Seorang perwira Polisi Metro di Amerika Serikat ditembak pada Senin malam waktu setempat, jelang akhir aksi unjuk rasa Black Lives Matters di Las Vegas. Ada dua penembakan terpisah di Las Vegas Boulevard, ketika ketegangan antara polisi dan demonstran memanas.

Polisi setempat mengatakan insiden lainnya adalah penembakan terhadap seorang petugas di dekat Pengadilan Federal di Las Vegas Boulevard. Pihak berwenang kini telah mengunci kawasan dekat Bridger Avenue dan Las Vegas Boulevard di mana penembakan itu terjadi dan mendorong masyarakat untuk menjauh dari tempat kejadian.

Sherif County Clark, Joe Lombardo, mengatakan, perwira polisi Las Vegas yang tertembak kini dalam kondisi terluka parah.

"Dia berada dalam kondisi yang sangat kritis untuk bertahan hidup. Ini adalah malam yang menyedihkan bagi keluarga LVMPD (Las Vegas Metro Police Department) dan malam yang tragis bagi komunitas kami," ujar Lombardo, seperti dikutip Review Journal, Selasa 2 Juni 2020.

Lombardo mengatakan, bahwa petugas itu tertembak saat huru-hara meletus di depan Circus Circus.

"Tadi malam ketika petugas berusaha untuk membubarkan kerumunan besar pengunjuk rasa di depan Circus Circus, petugas kami mengambil batu dan botol dari kerumunan," katanya.

Baca Juga: Penembakan Terjadi di Tengah Aksi Protes Kematian George Floyd

"Petugas berusaha untuk mendapatkan beberapa pengunjuk rasa yang rusuh ketika terdengar sebuah tembakan, tapi petugas kami yang tertembak," ucap Lombardo.

Lombardo menambahkan, bahwa petugas yang tertembak tengah berada di University Medical Center dalam kondisi kritis.

"Tersangka telah diidentifikasi dalam satu jam terakhir dan ditahan oleh petugas SWAT dan unit K-9 kami," tuturnya.

Sementara itu, dalam insiden terpisah, petugas menembak dan membunuh seorang pria bersenjata di depan gedung federal Foley di 300 blok dari Las Vegas Boulevard pada Senin malam.

Dalam insiden yang kedua ini, sherrif mengatakan, polisi Las Vegas dan petugas federal yang ditempatkan di tangga dekat gedung federal bertugas melindungi bangunan dari pengunjuk rasa.

"Sekitar pukul 11.22 malam, petugas menemukan subjek yang dipersenjatai dengan banyak senjata api dan tampaknya mengenakan rompi anti-peluru," ujar Lombardo.

"Selama baku tembak, subjek mengambil senjata api dan petugas mampu menanganinya. Tersangka kena tembakan dan dibawa ke rumah tempat dia dinyatakan meninggal," katanya.

Lebih lanjut, Lombardo belum dapat mengonfirmasi bahwa pria yang ditembak polisi itu terlibat dalam aksi protes.

"Investigasi kami terhadap kedua insiden ini masih akan berlangsung dan pastinya akan ada banyak pertanyaan yang belum bisa terjawab," tutup Lombardo.

Ini adalah hari keempat berturut-turut demonstrasi di Las Vegas yang menyerukan keadilan setelah seorang pria kulit hitam terbunuh dalam tahanan polisi Minnesota. Meskipun penyelenggara berusaha menggelar aksi unjuk rasa damai, namun ketegangan terus meningkat setiap hari. Hingga kini lebih dari 300 penangkapan yang dilakukan dalam tiga hari pertama dan menyebabkan belasan petugas terluka.