Penendang Wanita di Sinjai Ternyata ASN Dispora, Terancam Sanksi

Merdeka.com - Merdeka.com - Bupati Sinjai Andi Seto Gandista Asapa menanggapi kasus aparatur sipil negara (ASN) yang menendang seorang pengendara wanita di Jalan Bhayangkara, Kecamatan Sinjai Utara. ASN yang diketahui bernama Andi Iswadi Bahar itu kini terancam sanksi.

Seto Asapa mengaku sangat menyayangkan perilaku Andi Iswadi Bahar yang menendang pengendara wanita di Jalan Bhayangkara, Kecamatan Sinjai Utara pada Selasa (13/9). Seto sudah memerintahkan Inspektorat Sinjai untuk melakukan pemeriksaan terhadap Andi Iswadi.

"Atas peristiwa ini, saya telah memerintahkan Inspektorat Sinjai untuk melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan. Memberikan sanksi atau hukuman sesuai dengan perbuatan," kata Andi Seto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/9).

Seto mengaku seharusnya seorang ASN memberikan pelayanan dan contoh baik kepada masyarakat.

Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sinjai, Hasir Ahmad membenarkan bahwa Andi Iswadi Bahar merupakan pejabat fungsional di instansinya. Ia mengaku kaget terkait tindakan Iswadi yang menendang pengendara wanita.

"Iya, beliau dinas di instansi yang saya pimpin. Kan sekarang sudah tidak ada Kasi (kepala seksi), dia pejabat fungsional," tuturnya.

Hasir mengaku apa yang dilakukan Andi Iswadi sangat bertolak belakang dengan kesehariannya saat bekerja. Hasir menyebut sosok Andi Iswadi merupakan ASN yang baik dan ulet.

"Makanya saya kaget saat dengar soal beritaya tentang video penendangan itu. Sangat bertolak belakang," sebutnya.

Sejak video tersebut viral, Hamsir mengaku belum bertemu sama sekali dengan Andi Iswadi. Alasannya, saat ini Andi Iswadi masih menjalani pemeriksaan di Polres Sinjai.

"Saya tidak tahu apa penyebabnya sampai dia melakukan itu. Hari ini dia izin tidak masuk kantor karena diperiksa (polisi)," ungkapnya.

Terkait sanksi, Hamsir menyebutkan hal tersebut merupakan ranah Inspektorat. Ia mengaku tidak mengetahui sanksi apa yang akan didapatkan Andi Iswadi.

"Kan sudah di Inspektorat. Sanksi berat atau ringan itu wilayahnya Inspektorat,"pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sinjai, Ajun Komisaris Syahruddin mengatakan sudah mengamankan sosok pria dalam video viral yang diduga ASN Pemkab Sinjai. Ia mengaku masih melakukan pemeriksaan terhadap pria dalam video tersebut.

"Sudah diamankan di Polres," ujarnya singkat saat dihubungi melalui telepon, Rabu (14/9).

Syahruddin menjelaskan kejadian oknum ASN menendang pengendara perempuan tersebut berawal dari tabrakan. Ia menyebut mobil yang dikendarai ASN tersebut terlibat tabrakan kecil dengan pengendara motor.

"Emosi dia, karena mobilnya tertahan akibat ditabrak (pengendara motor). Dia tendanglah itu motor," sebutnya. [cob]