Penentu Juara, Alvin Bahar Yakin Bisa Menangi Seri Terakhir ISSOM 2019 di BSD

Liputan6.com, Jakarta Pembalap Honda Racing Indonesia, Alvin Bahar harus menanti hingga seri terakhir atau final Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2019 di sirkuit Jalan Raya BSD untuk memastikan apakah bisa juara atau tidak. Seri terakhir ISSOM di BSD akan digelar pada 1 Desember mendatang.

Jalan ini harus dilalui Alvin Bahar karena saat ini sama-sama mengoleksi 61 poin dengan pembalap Toyota Team Indonesia (TTI), Haridarma Manoppo. Ini setelah Alvin Bahar hanya finis keempat di kelas ITCR Max pada seri keenam ISSOM 2019 yang berlangsung di sirkuit Sentul, Minggu (10/11/2019).

Duet TTI, Haridarma Manoppo dan Demas Agil memetik keuntungan dari drive thru penalty yang diberikan kepada Alvin. Keduanya finis di posisi 1-2, diikuti Avila Bahar (ABM Motorsport) dan Alvin di posisi keempat.

Alvin Bahar mengaku menyesal karena mendapatkan penalti. Dia merasa setidaknya bisa finis di posisi kedua sehingga bisa mengumpulkan poin lebih banyak Tapi, menurut Alvin, ia harus menerima itu karena drive thru penalty yang ia lakukan sebenarnya bukan murni jump start.

"Saya sadar dengan hal itu, tapi mau apa lagi, kena drive thru penalty berarti mobil bergerak sebelum lampu mati. Jadi mobil sudah bergerak duluan padahal lampu belum mati. Jadi mobil sudah bergetar saja sebelum lampu mati memang tak boleh. Jadi, ya kena deh," kata Alvin Bahar seperti rilis yang diterima Liputan6.com.

Karena hanya finis di posisi keempat dan lawan beratnya, Haridarma meraih posisi pertama, poin dua pembalap yang bersahabat akrab itu pun jadi sama-sama 61 angka. Dengan begitu, seri pamungkas di sirkuit jalan raya BSD, Tangerang pada 1 Desember mendatang akan sangat ketat untuk perebutan gelar juara nasional.

 

Yakin Menang

Alvin Bahar optimistis bisa menangi seri terakhir ISSOM 2019 (istimewa)

Alvin sendiri mengaku tak ragu untuk seri pamungkas nanti. Dia mengakui perjuangannya nanti bakal berat. Soalnya waktu untuk menyetel mobil Honda Jazz RS yang jadi pacuannya cukup mepet.

"Akan sangat seru karena saya dan Haridarma akan sama-sama bertarung untuk meraih gelar juara nasional. Siapa juara di seri pamungkas ini, tentu otomatis juara nasional. Saya sendiri optimistis meraih hasil terbaik karena memang wajib berjuang untuk itu," kata pembalap senior yang sudah tujuh kali juara ISSOM.

Meski hanya finis di posisi keempat, Alvin pun mendapat pujian secara mental dari General Manager Marketing Sirkuit Internacional Sentul, Lola Moenek.

"Semangat juang Alvin ini yang harus menjadi panutan bagi semua pembalap muda. Apalagi yang masih belajar. Ia tampil begitu tenang dari posisi paling belakang ia terus maju sampai akhirnya bisa masuk 4 besar. Tak ada protes atau pun marah dengan kerugian yang ia alami. Pembalap besar harus seperti ini, dibarengi mental brillian di lintasan. Selamat kepada para pemenang dan selamat berlomba di seri pamungkas di BSD nanti," ujarnya.