Penentuan 1 Ramadhan 1442 H, Kemenag Pantau Hilal di 88 Titik

Agus Rahmat, Ahmad Farhan Faris
·Bacaan 1 menit

VIVA – Anggota Tim Falakiyah Kementerian Agama (Kemenag), Cecep Nurwendaya mengatakan lokasi rukyatul hilal di wilayah Indonesia untuk menentukan awal bulan Ramadhan 1442 Hijriyah/ 2021 Masehi, bertambah menjadi dua titik. Sehingga, total lokasi rukyatul hilal ada 88 titik.

"Awalnya ada 86 titik. Ada dua titik tambahan, pertama titik Masjid Hasyim Asy'ari dari Jakarta dan sumbangan baru Observatorium Astronomi ITERA Lampung (OAIL). Jadi, Lampung tambah satu lagi. Sehingga, ada 88 lokasi rukyatul hilal," kata Cecep pada Senin, 12 April 2021.

Sehingga, lanjut Cecep, total lokasi rukyatul hilal saat ini ada 88 titik yang terbentang dari Aceh sampai Papua. Menurut dia, konsentrasi utama langganan para ahli rukyat Indonesia berada di Jawa Timur sebanyak 25 titik lokasi rukyatul hilal.

Baca juga: Segera Dibahas, DPR Mulai Minta Masukan soal RUU Minol

"Jawa Barat ada 8 titik, Aceh ada 7 titik, Kepulauan Riau luar biasa 6," ujarnya.

Cecep mengatakan hal yang mengejutkan di Papua Barat. Karena cukup berkembang lokasi rukyatul hilal pada sekarang ini yakni empat titik.

"Baru pertama kali Papua Barat sekarang berkembang tempat rukyat, dan tinggi hilal antara 2,6 sampai 3,6 derajat," jelas dia.

Ia menjelaskan bahwa rukyatul hilal itu adalah suatu observasi astronomis. Observasi diterima itu jika ada referensi, di antaranya harus ada referensi laporan hilal jika awal Ramadhan 1442 Hijriyah teramati di wilayah Indonesia.

"Begitu seriusnya Kementerian Agama dengan menempatkan 88 titik (rukyatul hilal) resminya, belum lagi dibantu instansi lain seperti BMKG, Lapan, planetarium, semua memberikan suatu kontribusi untuk mengadakan penelitian rukyatnya," tandasnya.