Penerapan Teknologi Dalam Implementasi GRC Pupuk Kaltim Buahkan Hasil

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) dalam mewujudkan visi menjadi perusahaan berkinerja unggul kelas dunia di bidang nutrisi tanaman, Agri-Solution dan kimia, implementasi Governance Risk Management Compliance (GRC) Pupuk Kaltim didukung sistem teknologi informasi yang andal sebagai kelanjutan komitmen yang tertuang dalam regulasi internal tentang penerapan Good Corporate Governance (GCG), Manajemen Risiko, SMAP, Pengendalian Gratifikasi dan komitmen lainnya.

Dukungan tersebut meliputi Portal GCG, Sistem Aplikasi GCG, Gratifikasi Online, Manajemen Risiko Individu, Whistleblowing System (WBS), Sistem Manajemen Risiko, Elektronik Pakta Integritas dan Sistem Online Kepatuhan Internal.

“Pupuk Kaltim juga mengadakan pelatihan dan kampanye untuk meningkatkan pemahaman terhadap penerapan GRC secara berkelanjutan,” ucap SVP Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim Teguh Ismartono, Sabtu (9/10/2021).

Komitmen itu juga merupakan wujud dukungan Pupuk Kaltim terhadap pencegahan korupsi, sekaligus menindaklanjuti Surat Edaran Menteri BUMN tentang pengelolaan BUMN yang bersih melalui pencegahan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN), penanganan benturan kepentingan serta penguatan pengawasan internal.

Dari hal itu, Pupuk Kaltim mampu tetap tegak di tengah pandemi Covid-19, dengan terus berupaya meningkatkan kontribusi dalam mendukung kesejahteraan petani, ketahanan pangan nasional, serta ketahanan industri kimia nasional.

Alhasil, Pupuk Kaltim meraih tiga penghargaan dalam ajang TOP GRC Award 2021, diantaranya TOP GRC 2021 dengan predikat 4 stars, The Most Committed GRC Leader 2021 bagi Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi, serta The High Performing Board of Commissioners on GRC 2021 untuk Dewan Komisaris Pupuk Kaltim.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Sesuai Prinsip GCG

Pupuk Kaltim. (istimewa)
Pupuk Kaltim. (istimewa)

Diungkapkan Teguh, penerapan GRC sesuai prinsip GCG, merupakan komitmen Pupuk Kaltim dalam menjalankan aktivitas bisnis yang menekankan pada 3 aspek utama, yakni tata kelola, manajemen risiko dan kepatuhan. Ketiganya terintegrasi dan terfokus dalam pengendalian organisasi Perusahaan, guna mengantisipasi berbagai potensi risiko di seluruh proses bisnis.

“Komitmen penerapan GRC di Pupuk Kaltim dilaksanakan melalui aktivitas bisnis yang berintegritas, berpedoman pada kode etik, serta praktik GCG berdasarkan Peraturan Kementerian BUMN RI, sesuai arahan Pemegang Saham,” ujar Teguh.

Penerapan GRC secara efektif juga menjadikan Pupuk Kaltim sebagai perusahaan terpercaya, dengan faktor keunggulan kompetitif usaha sesuai tata kelola peraturan yang ada. Perusahaan akan dipercaya pelanggan, investor dan stakeholders jika dikelola secara profesional, dengan memperhatikan kepentingan pelanggan serta masyarakat sekitar.

“Komitmen Direksi, Dewan Komisaris dan karyawan Pupuk Kaltim dalam penerapan GRC juga menjadi budaya kerja Perusahaan yang diimplementasikan secara terintegrasi,” tambah Teguh.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel