Penerbangan ke New York Dibatalkan karena Pilot Ternyata Belum Kelar Ujian Pelatihan

Merdeka.com - Merdeka.com - Pesawat maskapai Virgin Atlantic yang tengah terbang menuju New York terpaksa kembali ke Heathrow, London, Inggris, setelah pilot pertamanya diketahui belum merampungkan ujian akhir pelatihannya.

Sekitar 40 menit setelah pesawat itu terbang Senin lalu, kedua pilot baru sadar ada kesalahan, kata pihak maskapai, seperti dilansir laman BBC, Kamis (5/5).

Pesawat dengan nomor penerbangan VS3 itu sudah berada di atas Irlandia sebelum kembali ke Heathrow.

Virgin Atlantic mengatakan pilot pengganti sudah ditemukan dan pesawat itu kembali terbang ke New York.

Pihak maskapai mengatakan masalah keselamatan bukan hal yang bisa ditawar dan menjelaskan pilot pertama pesawat itu bergabung dengan Virgin Atlantic pada 2017.

Dia sudah memenuhi seluruh persyaratan dari Badan Penerbangan Inggris, namun belum merampungkan tahap ujian akhir penerbangan sebagai bagian dari syarat internal perusahaan maskapai itu.

Pesawat yang diterbangkan biasanya dikendalikan berdua oleh pilot pertama dan kapten pilot tapi sang kaptenlah yang paling bertanggung jawab atas penerbangan.

Juru bicara Virgin Atlantic mengatakan, "pilot pertama yang sudah memenuhi kualifikasi dan terbang bersama kapten pilot yang berpengalaman itu diganti dengan pilot baru untuk memastikan seluruh protokol pelatihan Virgin Atlantic terpenuhi dan merupakan standar industri penerbangan."

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan penumpang yang tiba lebih telat 2 jam 40 menit dari jadwal yang seharusnya akibat pergantian awak kabin ini."

Juru bicara Otoritas Penerbangan Sipil (CAA) membenarkan kedua pilot itu sudah memenuhi syarat lengkap untuk melakukan penerbangan. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel