Penerbangan Komersial Pertama Bahrain-Israel Resmi Dibuka

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Tel Aviv - Maskapai penerbangan Gulf Air tiba di Bandara Ben Gurion pada Kamis (30/9). Ini merupakan penerbangan komersial langsung pertama antara Bahrain dan Israel.

Dikutip dari laman Xinhua, Jumat (1/10/2021), maskapai nasional Bahrain ini berangkat dari Manama.

Sekitar satu jam setelah Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid mendarat di ibu kota negara Teluk itu untuk kunjungan pertama kalinya.

Penerbangan antara Manama dan Tel Aviv akan dioperasikan dua kali seminggu pada hari Senin dan Kamis, menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Transportasi Israel.

Perjalanan dari Bahrain ke Israel akan memakan waktu dua jam 50 menit, dan dua jam 35 menit untuk perjalanan pulang.

Selama upacara yang diadakan di Bandara Ben Gurion, Wakil Menteri Luar Negeri Israel Idan Roll mengatakan bahwa rute baru akan "memungkinkan warga kedua negara untuk bekerja sama dan mengembangkan kolaborasi ilmiah, budaya dan bisnis."

Langkah itu dilakukan sekitar setahun setelah Israel dan Bahrain sepakat untuk menormalkan hubungan mereka di "Abraham Accords" yang ditengahi AS.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Resmi Buka Kedutaan Besar

Bendera nasional Bahrain, Israel dan Amerika, dekat pesawat pembawa bendera Israel El Al yang akan mengibarkan delegasi Israel, ditemani oleh para pembantu AS ke Bahrain untuk meresmikan hubungan dan memperluas kerjasama Teluk, di bandara Ben Gurion di Lod, dekat Tel Aviv. (Ronen Zvulun/AP)
Bendera nasional Bahrain, Israel dan Amerika, dekat pesawat pembawa bendera Israel El Al yang akan mengibarkan delegasi Israel, ditemani oleh para pembantu AS ke Bahrain untuk meresmikan hubungan dan memperluas kerjasama Teluk, di bandara Ben Gurion di Lod, dekat Tel Aviv. (Ronen Zvulun/AP)

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid pada Kamis 30 September 2021 secara resmi membuka kedutaan besar di Manama, ibu kota Bahrain. Setahun setelah kedua negara sepakat untuk menormalkan hubungan diplomatik.

"Semoga rakyat kita hidup damai dan sejahtera selamanya," kata Lapid saat peresmian seperti dikutip dari Times of Israel.

Dia menambahkan dalam bahasa Ibrani: “Israel membuat langkah besar dan bersejarah hari ini di Teluk.”

Upacara tersebut juga dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Bahrain Abdullatif al Zayani.

"Ini adalah sinyal yang jelas untuk semua bahwa kami bertekad," kata Zayani. "Kami belum selesai."

Kedutaan Israel ini terletak di lantai 29 Bahrain World Trade Center.

Diplomat lama Eitan Na'eh telah ditunjuk untuk menjabat sebagai duta besar Israel pertama untuk Bahrain, meskipun pencalonannya belum dikonfirmasi. Duta Besar Bahrain untuk Israel mengambil posisinya awal bulan ini.

Menurut Lapid, dia dan Zayani sepakat bahwa Bahrain akan membuka kedutaan di Israel pada akhir tahun.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel