Penerbangan Tak Terapkan Social Distancing, Penumpang Protes di Kabin

Donny Adhiyasa

VIVA – Perdebatan yang tak terhindarkan antara penumpang dengan seorang pramugara terekam dalam sebuah video yang kini viral di media sosial. Dalam video berlatar kabin pesawat terbang itu, sejumlah penumpang mempertanyakan penerapan aturan social distancing dalam penerbangan tersebut.

Dilansir The Sun, situasi tersebut rupanya terekam dari momen sebelum lepas landas pesawat komersial Iberia Express IB3838 penerbangan ke Las Palmas de Gran Canaria dari Madrid.

Dari video yang diunggah di akun Twitter @efren_hr pada Minggu 10 Mi 2020 itu, tampak para penumpang mempertanyakan mengapa standar syarat penerbangan tidak mengacu pada pembatasan penempatan posisi penumpang.

Baca juga: Bebas Kasus Corona, Negara Ini Klaim Rahasianya Cuma Pohon Kelapa

Seperti yang diketahui, layanan penerbangan komersil yang mendapat izin untuk beroperasi selayaknya wajib menerapkan penempatan posisi penumpang dengan jumlah penumpang hanya 50 persen dari kapasitas kabin sesuai skema social distancing.

Penerbangan menuju Pulau Canaria tersebut benar-benar diisi penuh jumlah penumpang sesuai kapasitas semula pesawat tersebut.

Hal ini pula yang memicu pertanyaan para penumpang mengapa pihak maskapai seolah mengabaikan ketentuan social distancing tersebut.


"Di mana jarak aman Iberia? Pesawat hampir sepenuhnya penuh dan bahkan tidak ada kursi pemisahan antara penumpang. Ini memalukan," tulis tweet dari akun @efren_hr yang mengunggah video tersebut.

Penumpang lain pun melontarkan tweet senada. "Apa-apaan ini? Bagaimana ini bisa dibiarkan? Apakah kita gila? Di mana jarak aman Iberia?" ungkapnya.

Video itu juga menampilkan beberapa orang di kabin memberitahu kru pesawat tersebut bahwa mereka merasa "tidak nyaman" dengan tak diterapkannya jarak antar para penumpang.

Baca juga: Lockdown Dilonggarkan, Warga Berlin Jadi Gemar Unjuk Rasa

Tiga pria terlihat bergerak dengan marah pada pramugara saat penumpang lain, beberapa berdiri di gang kabin untuk melihatnya.

Menanggapi kabar tersebut, pihak maskapai Iberia Express pun membantah tuduhan itu.

Perusahaan menanggapi salah satu penumpang di Twitter, dengan mengatakan: "Halo, kami mohon maaf telah membaca pesan Anda. Namun kami ingin meyakinkan Anda bahwa kami mematuhi semua pengaturan keamanan,”.

"Kami telah memperkuat pembersihan dan disinfeksi kabin setiap hari dan semua elemennya dan armada kami memiliki sistem udara dan filter HEPA yang 99,9% efektif terhadap virus dan bakteri," jelas pihak maskapai.

Menteri Pekerjaan Umum dan Transportasi Pemerintah Canaria, Sebastián Franquis mengatakan, maskapai penerbangan harus mematuhi peraturan tentang jarak keselamatan dan menyuarakan "keprihatinannya yang besar tentang pelanggaran ini."