Penerima dosis penguat capai 41,13 juta jiwa penduduk Indonesia

Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 melaporkan jumlah warga Indonesia yang telah menerima dosis ketiga atau penguat mencapai 41,13 juta jiwa hingga Selasa, pukul 12.00 WIB.

Data Satgas COVID-19 yang diterima di Jakarta Selasa, jumlah penduduk yang telah mendapat suntikan tiga dosis vaksin COVID-19 mencapai 41.133.856 orang.

Dengan demikian maka tercatat, suntikan dosis penguat vaksin COVID-19 sudah diberikan pada 19,75 persen dari total warga yang menjadi sasaran vaksinasi COVID-19.

Sementara itu, penduduk yang mendapatkan dua dosis vaksin COVID-19 bertambah 51.584 orang menjadi 165.707.687 orang.


Baca juga: Kemenkes: Sinovac bisa sebagai dosis penguat

Baca juga: Reisa: Pekan ini momentum tepat pemudik vaksinasi dosis penguat


Sedangkan penerima dosis pertama bertambah 6.037 orang, sehingga jumlah keseluruhan mencapai 199.352.565 orang.

Pemerintah berencana memvaksinasi sebanyak 208.265.720 juta orang.

Dengan demikian maka tercatat, suntikan dosis pertama vaksin COVID-19 sudah diberikan pada 95,72 persen dari total 208.265.720 warga yang menjadi sasaran vaksinasi COVID-19.

Sementara warga yang sudah menjalani dua dosis vaksinasi meliputi 79,57 persen dari total sasaran.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Reisa Broto Asmoro mengimbau kepada masyarakat untuk mengikuti kegiatan vaksinasi COVID-19 yang digelar secara nasional hingga mendapatkan dosis penguat (booster) supaya imunitas tetap terjaga.

Reisa meminta setiap pihak yang sudah memiliki jeda tiga bulan dari vaksinasi terakhir, harus segera mengunjungi fasilitas kesehatan untuk mendapatkan dosis selanjutnya. Terutama bagi lansia yang menjadi kelompok rentan.

Sebab, imunitas yang dimiliki setiap orang saat ini dapat mengalami penurunan setelah enam bulan.


Baca juga: Polri siapkan gerai vaksin booster bagi pemudik cegah lonjakan kasus

Baca juga: Satgas: Penerima dosis penguat di Indonesia capai 40,37 juta jiwa

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel