Penerima dua dosis vaksin capai 163,18 juta jiwa penduduk Indonesia

·Bacaan 1 menit

Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 melaporkan jumlah warga Indonesia yang telah menerima dosis vaksin secara lengkap mencapai 163,18 juta jiwa hingga 20 April 2022, pukul 12.00 WIB.



Data Satgas COVID-19 yang diterima di Jakarta, Rabu, jumlah penduduk yang telah mendapat suntikan dua dosis vaksin COVID-19 per hari ini bertambah 143.314 menjadi 163.180.128 orang.



Sementara penerima dosis pertama bertambah 127.225 orang, sehingga jumlah keseluruhan mencapai 198.478.663 orang.



Adapun total vaksinasi untuk dosis ketiga hari ini bertambah 422.719 jiwa menjadi 32.283.358 orang.



Pemerintah berencana memvaksinasi 208.265.720 juta orang.



Dengan demikian, maka tercatat suntikan dosis pertama vaksin COVID-19 sudah diberikan pada 95,30 persen dari total 208.265.720 warga yang menjadi sasaran vaksinasi COVID-19.



Sementara warga yang sudah selesai menjalani vaksinasi dosis kedua meliputi 78,35 persen dari total sasaran.



Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Reisa Broto Asmoro menyampaikan pekan ini merupakan momentum tepat bagi pemudik melakukan vaksinasi dosis penguat.



"Minggu ini momen yang tepat untuk vaksin penguat. Antibodi itu terbentuk paling tidak dua minggu setelah kita divaksinasi," ujarnya.



Oleh karena itu, ia meminta pemudik untuk segera melakukan vaksinasi dosis penguat COVID-19 agar dapat mudik secara sehat.



"Mudik ini kan sudah kita tunggu-tunggu, perlu persiapan biar bisa mudik sehat. Kalau sudah vaksinasi lengkap dua dosis, lengkapi dengan dosis ketiga," ujarnya



Selain melakukan vaksinasi penguat, Reisa mengatakan pemudik juga diminta untuk mengisi Electronic-Health Alert Card (eHAC) domestik melalui aplikasi PeduliLindungi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel