Penerima E-Ticket Commuter Line Merujuk pada BLT

  • Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNnews.com
    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNNEWS.COM - Sebagian besar uang gaji suami dikelola istri. Sialnya, mayoritas wanita tak punya pengetahuan pengelolaan keuangan yang bagus. …

  • Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Antara
    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Yogyakarta (Antara)- Pemerintahan baru mendatang perlu menaikkan kembali harga bahan bakar minyak bersubsidi secara bertahap untuk mengurangi pembengkaan subsidi bahan bakar itu, kata ekonom Universitas Gadjah Mada Tony Prasetyantono. "Subsidi sulit dihilangkan sama sekali. Yang bisa dilakukan adalah secara bertahap dikurangi," kata Tony di Yogyakarta, Selasa. Ia merekomendasikan kenaikan harga subsidi bahan bakar minyak (BBM) dilakukan dengan menaikkan harga dengan kisaran Rp1.000-Rp1.500 …

  • AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    Merdeka.com
    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    MERDEKA.COM. PT Angkasa Pura II bersiap mengembangkan bandar udara berkonsep kebun binatang di Sultan Thaha Syaifuddin, Jambi. Kementerian Perhubungan langsung mengkaji rencana itu, karena berkaitan dengan keselamatan penerbangan.Menteri Perhubungan Evert Erenst Mangindaan mengaku baru mendengar proposal AP II itu. Dia mempersilakan operator bandara berkreasi dengan konsep layanan penerbangan, asal keamanan terjamin. ... …

TEMPO.CO , Jakarta:Kementerian Perhubungan akan menggunakan data penerima bantuan langsung tunai sebagai basis data pemberian kartu e ticket commuter line khusus masyarakat berpenghasilan rendah. »Data itu sudah ada di Kantor Wakil Presiden dan siap digunakan,” kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang S. Ervan, saat dihubungi Kamis, 28 Maret 2013.

Selain menggunakan basis data penerima bantuan langsung tunai, kata Bambang, Kementerian Perhubungan menggunakan data masyarakat penerima bantuan sosial dari pemerintah daerah, semisal kartu keluarga miskin. Data pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan menjadi verifikator masyarakat yang berhak menerima e-ticket commuter line khusus.

»Jadi tidak semua orang yang mendaftar untuk menerima kartu e ticket khusus bisa langsung mendapatkan kartu itu,” kata Bambang. Ia mengatakan Kementerian dan pemerintah daerah akan tetap memverifikasi ulang setiap permohonan berdasarkan data-data tersebut dan melakukan pengecekan di lapangan.

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia memutuskan untuk mengganti seluruh kereta rel listrik ekonomi non berpendingin udara menjadi commuter line AC dengan skema tarif tunggal. Namun khusus masyarakat berpenghasilan rendah, Kementerian Perhubungan akan memberikan subsidi langsung yang diberikan melalui kartu e ticket commuter line.

Subsidi langsung tersebut berupa potonga harga tiket kereta untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang membeli tiket dengan menggunakan kartu e ticket commuter line. Hal ini dilakukan agar masyarakat berpenghasilan rendah tetap dapat mengakses commuter line walau teah diberlakukan tarif tunggal.

»Oleh sebab itu, skema subsidi langsung ini harus dilakukan saat sistem e ticket sudah berjalan seluruhnya,” kata Bambang. Ia menjelaskan, PT KAI Commuter Jabodetabek saat ini tengah menyiapkan sistem tersebut dan ditergetkan bisa beroperasi pada April mendatang. Setelah itu pemberian kartu e ticket khusus akan diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah sekitar Juni-Juli.

RAFIKA AULIA

Berita Terkait

Tiket Kereta Anak Disamakan dengan Dewasa 

Tak Kebagian Tiket, Calon Penumpang Kereta Ngamuk 

Tiket Kereta Ekonomi Juga Ludes 

Jelang Natal, Tiket di Stasiun Senen Ludes  

Topik Terhangat Tempo: Serangan Penjara Sleman || Adi Vs Eyang Subur || Harta Djoko Susilo ||Agus Martowardojo

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...