Penerima vaksin COVID-19 dosis kedua capai 118,9 juta orang

·Bacaan 1 menit

Penerima dua dosis vaksin COVID-19 di Indonesia kini telah mencapai 118.952.014 orang setelah pada hari ini terjadi penambahan 463.085 orang yang menjalani vaksinasi kedua, demikian data Satgas Penanganan COVID-19 yang diterima di Jakarta, Jumat.

Untuk penerima dosis pertama pada hari ini terjadi penambahan 1.043.329 orang. Hal itu menjadikan sejauh ini 174.291.585 penduduk Indonesia telah menjalani vaksinasi COVID-19 tahap pertama.

Sebelumnya pemerintah menargetkan 208.265.720 penduduk Indonesia mendapatkan dua dosis vaksin COVID-19 demi mencapai kekebalan komunal (herd immunity) akan penyakit yang menyerang pernapasan itu.

Sedangkan penerima vaksin dosis ketiga sebagai penguat (booster), yang telah dimulai untuk masyarakat umum pada 12 Januari 2022 setelah sebelumnya hanya menyasar tenaga kesehatan, kini menjadi 1.336.042 orang atau bertambah 2.432 orang dibandingkan Kamis (13/1).

Baca juga: Vaksinasi demi masa depan pendidikan anak

Baca juga: Masyarakat diimbau segera ambil vaksin booster bila sudah terdaftar

Rincian capaian berdasarkan situs Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per Jumat ini pukul 12.00 WIB adalah 1.968.964 tenaga kesehatan sudah menerima dua dosis vaksin dari target 1.468.764 orang.

Dalam kategori lanjut usia, 9.595.928 orang telah menjalani vaksinasi lengkap dari 21.553.118 orang yang ditargetkan oleh pemerintah.

Untuk petugas publik telah dilakukan vaksinasi tahap kedua terhadap 21.190.253 orang, atau melebihi target 17.327.167 orang.

Pada kategori masyarakat rentan dan umum dari 141.211.181 orang yang ditargetkan telah dilakukan vaksinasi dua dosis kepada 66.959.924 orang. Di kelompok usia 12-17 tahun 17.830.708 orang telah menjalani vaksinasi kedua dari target 26.705.490 orang.*

Baca juga: Pakar: Perlu sosok duta vaksin anak untuk edukasi vaksinasi

Baca juga: Pengamat: Perbanyak edukasi untuk tingkatkan vaksinasi COVID-19

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel