Penertiban Gunung Antang terkait pembangunan jalur dobel ganda

Pemerintah Kota Jakarta Timur menjelaskan rencana penertiban lokalisasi Gunung Antang, Matraman, terkait dengan pembangunan jalur dobel ganda (double-double track) Manggarai - Cikarang.

"Terkait rencana program pembangunan double-double track," kata Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar di Jakarta, Kamis.

Saat ini Pemkot Jaktim dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan rapat koordinasi teknis penertiban lokalisasi Gunung Antang dan rencana program setelah penertiban dilakukan.

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa mengatakan penertiban lokalisasi Gunung Antang dijadwalkan pada Juli 2022.

"Sebenarnya ini ke depannya akan masuk area penataan untuk kepentingan double double track. Tapi tahapannya masih membutuhkan waktu," ujar Eva.

Wacana penertiban lokalisasi Gunung Antang mencuat setelah adanya aksi penyerangan oleh sekelompok orang bersenjata tajam diduga dari kawasan Gunung Antang menyerang warga di Jalan Kemuning, RT 05/01, Kelurahan Rawa Bunga, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, pada Minggu (12/6) malam.

Akibat penyerangan itu, sejumlah warga mengalami lebam akibat pukulan benda tumpul dan dua lainnya luka terkena senjata tajam.

Bahkan sejumlah rumah warga juga rusak akibat penyerangan itu. Warga juga menemukan benda diduga proyektil peluru dari salah satu warung yang dirusak saat penyerangan tersebut terjadi.

Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Timur telah menangkap terduga pelaku penyerangan tersebut bernama Suardi.

Pelaku diringkus petugas di Tambun, Bekasi, pada Jumat (17/6) sekitar pukul 02.15 WIB. Dua pelaku lain masih dalam pengejaran.
Baca juga: Pemkot Jaktim target tertibkan lokalisasi Gunung Antang pada Juli
Baca juga: Kondisi cagar budaya Jembatan Kereta Terowongan Tiga terbengkalai
Baca juga: Pemkot Jaktim dan KAI sepakat soal penertiban lokalisasi Gunung Antang

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel