Pengacara Berdalih Tak Ada Aliran Uang Masuk ke Nurhadi

Mohammad Arief Hidayat, Edwin Firdaus
·Bacaan 1 menit

VIVA – Penasihat hukum mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono, Muhammad Rudjito, mengklaim bahwa saksi yang dihadirkan jaksa KPK tidak bisa membuktikan penerimaan aliran uang baik kepada Nurhadi maupun Rezky.

Dia membantah kliennya menerima aliran suap dari Direktur Utama PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto.

"Jadi pemeriksaan saksi hari ini, Calvin Pratama menegaskan bahwa tidak ada aliran dari siapapun dalam hal ini Hiendra Soenjoto kemudian dari Donny Kurniawan dan dari Riady Waluyo tidak ada sepeser pun yang mengalir ke Pak Nurhadi," kata Rudjito di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu, 4 November 2020.

Menurut Rudjito uang yang ditransfer oleh Calvin semua dikelola oleh Rezky Herbiyono. Dia pun menegaskan, sebelum Rezky menikah dengan anak Nurhadi, Rizqi Aulia Rahmi sudah lebih dahulu memiliki mobil-mobil mewah.

"Jadi kepemilikan mobil mewah tidak hanya yang bersangkutan menikah dengan anaknya Pak Nurhadi," kata Rudjito.

Selain itu, Rudjito menyebut hasil kekayaan kliennya Nurhadi bukan hanya sebagai pegawai MA, tapi juga dari bisnis sarang burung walet sejak 1981. Dia mengklaim, pernyataan saksi tidak sama sekali memberatkan kliennya.

"Saksi tadi menegaskan, sejak tahun 1981 Pak Nurhadi sudah berbisnis burung walet, tidak memberatkan sama sekali kepada Pak Nurhadi maupun kepada Rezky. Pak Nurhadi ini memiliki aset yang sekarang dipersoalkan KPK itu bukan karena soal suap itu, tapi karena dia memiliki bisnis sarang burung walet sejak 1981," ujarnya.

Baca: KPK Beberkan Kronologi Penangkapan Buronan Penyuap Nurhadi