Pengacara Ferdy Sambo minta perlihatkan CCTV

Pengacara Ferdy Sambo, Arman Hanis, meminta agar jaksa penuntut umum (JPU) memperlihatkan rekaman CCTV guna memperjelas senjata apa yang terjatuh dari mobil ketika Ferdy Sambo beranjak turun di Duren Tiga.

"Yang kami harapkan sebenarnya, CCTV pada saat penyidikan itu diperlihatkan hari ini oleh jaksa, sehingga bisa jelas senjata yang mana yang jatuh, jenis apa yang dilihat oleh Romer," kata Arman Hanis kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa.

Karena, tutur Arman Hanis melanjutkan, pihaknya berpandangan bahwa Adzan Romer selaku ajudan Ferdy Sambo saat insiden terjadi tidak bisa memastikan apa senjata itu.

"Dia cuma menjawab itu senjata HS, kalau orang bisa hanya melihat begitu itu senjata HS kan nggak bisa begitu," ucap Arman Hanis.

Baca juga: Putri Candrawathi hadiri sidang secara daring karena positif COVID-19

Baca juga: Pengacara Bharada E tegaskan hanya tiga peluru yang ditembakkan

Oleh karena itu, pihaknya meminta di dalam persidangan untuk diperlihatkan CCTV tersebut. Ia mengatakan, melalui rekaman CCTV, terdapat dua hal yang harus dibuktikan.

"Apakah benar senjata yang jatuh itu HS atau senjata Wilson Combat seperti yang diterangkan klien kami dalam BAP? Yang kedua, harus dibuktikan juga apa yang disampaikan oleh Romer, karena saya, dalam penyidikan, juga melihat dengan jelas pada saat turun dari mobil, klien kami atau Pak FS tidak menggunakan sarung tangan," kata Arman Hanis.

Dalam persidangan, Romer memberi kesaksian bahwa ia tidak tahu apakah senjata HS yang terjatuh ketika Ferdy Sambo beranjak turun dari mobil di Duren Tiga merupakan senjata HS yang sama dengan senjata HS yang ditunjukkan oleh hakim.

Akan tetapi, ia meyakini bahwa senjata yang terjatuh ketika Ferdy Sambo beranjak turun dari mobil di Duren Tiga merupakan senjata HS.

"Saya tidak tahu persis senjata HS yang itu atau bukan, tapi saya tahu persis itu senjata HS, Yang Mulia," ujar Romer.

Baca juga: Ferdy Sambo sempat sampaikan "Kejadian ini jangan ramai-ramai"

Lebih lanjut, Romer menegaskan bahwa ia tidak tahu apakah senjata HS yang saat itu terjatuh sama dengan senjata HS yang ditunjukkan oleh hakim, karena ia tidak mengetahui nomor dari masing-masing senjata tersebut.

"Saya nggak tahu, Pak, karena saya nggak tahu nomor nya. Tapi, kalau senjata yang jatuh, saya bisa bedakan mana HS, mana bukan," kata Romer.