Pengacara Rasyid: Kecelakaan di Jagorawi kelalaian semua pihak

MERDEKA.COM. Ketua Majelis Hakim J Soeharjono menutup sidang lanjutan kasus kecelakaan maut di Tol Jagorawi. Sidang dengan terdakwa Rasyid Rajasa ini akan kembali dilanjutkan kembali pada Kamis (21/2) dengan agenda yang sama yaitu pemeriksaan saksi.

Usai persidangan, salah satu kuasa hukum Rasyid Ananta Budiartika mengaku kronologi kejadian yang diutarakan beberapa saksi tidak memberatkan klienya.

"Fakta persidangan memang seperti itu tidak ada saksi yang memberatkan, paling yang sopir saja bilang Rasyid mengantuk," ujarnya kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Cakung, Senin (18/2).

Ananta mengatakan keterangan Sopir Frans Jonar Sirait sudah dibantah oleh Rasyid saat sidang berlangsung. Menurut Ananta pernyataan Frans hanya kesalahan pendengaran saja pada saat itu.

"Tadi sudah ditegaskan oleh dia (Rasyid) tidak mengantuk. Itu masalah dengar aja, masalah BAP aja," jelasnya

Lebih lanjut Ananta mengatakan, dari hasil keterangan saksi di persidangan hari ini dirinya menyimpulkan bahwa kecelakaan yang terjadi di Tol Jagorawi tersebut bukan kelalaian Rasyid semata. Menurutnya kecelakaan tersebut merupakan kelalaian semua pihak.

"Ini kelalaian, bukan kelalaian pribadi, termasuk pihak lain juga, ini kelalaian semua pihak," jelasnya.

Sidang Kamis akan mengagendakan keterangan. Di antaranya kekasih Rasyid Prila Kinanti dan Rangga Nugraha yang pengakuannya sempat membuat geger media terkait pernyataanya pada waktu lalu.

Ikuti persidangan Rasyid lewat foto-foto berikut ini:

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.