Pengacara Tegaskan Tak Ada Kontak Fisik antara Sean dan Ayu Thalia

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pengacara Nicholas Sean Purnama, Ahmad Ramzy mengatakan kliennya tidak melakukan penganiayaan atau mendorong Ayu Thalia alias Thata Anma. Dia menegaskan, tuduhan Ayu Thalia tidak benar jika Sean diduga melakukan penganiayaan.

“Terkait laporan yang beredar di media sosial, Sean sudah saya konfirmasi menyatakan bahwa hal itu tidak benar, tidak pernah ada perlakuan penganiayaan atau mendorong perempuan tersebut,” kata Ramzy di Mapolda Metro Jaya pada Selasa, 31 Agustus 2021.

Ramzy membenarkan kalau Ayu Thalia merupakan teman dari Sean. Menurut dia, Ayu merupakan SPG di showroom mobil Rudi Salim. Lalu, pertemuan terjadi di mobil Sean dan Ayu diminta keluar dari mobil tersebut tanpa ada sentuhan fisik.

Di dalam mobil, kata dia, keduanya hanya ngobrol-ngobrol, kemudian Sean meminta Ayu keluar. “Tidak pernah ada sentuhan fisik di situ. Belakangan laporan polisi menyatakan ada dugaan penganiayaan. Tentu, Sean terkejut dan menyatakan ini fitnah besar,” ujarnya.

Hanya saja, Ramzy tidak mengetahui cerita bagaimana Ayu bisa masuk ke dalam mobil Sean, apakah diajak atau seperti apa. Yang jelas, kata dia, Sean menyuruh Ayu keluar dari mobilnya hingga terjadi cekcok.

“Suruh keluar tapi gak pernah dorong atau sentuhan fisik. (Cekcok) Terkait apa, belum tahu. Tapi ada omongan Sean minta Ayu keluar dari mobil itu,” jelas dia.

Sementara, Ramzy mengklaim memiliki bukti yang menunjukkan tidak ada penganiayaan yang dituduhkan Ayu Thalia terhadap Sean. Namun, ia tidak bisa menyampaikan atau memperlihatkan bukti tersebut kepada publik.

“Ada tapi kami enggak bisa sampaikan di sini, kami sudah kantongi. Jadi apa yang dituduhkan dia, kami bisa bantah. Bahkan, polisi bisa cek CCTV karena kejadian di showroom Rudi Salim pada Jumat malam,” katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel