Pengadilan Menangkan Penggugat Nissan March

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dikabarkan akhirnya memutuskan untuk memenangkan Ludmilla Arif selaku pemilik Nissan March atas gugatan PT Nissan Motor Indonesia (PT NMI). Seperti diberitakan sebelumnya, Ludmilla mengajukan gugatan terhadap PT NMI kepada Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Provinsi DKI Jakarta, karena merasa promosi March tidak sesuai dengan keunggulan yang ditampilkan dalam brosur.

Ia mencoba berkali-kali bahwa March yang ia gunakan cenderung boros, tidak sesuai iklan yang menyebutkan perbandingan bahan bakar sekitar 1:21. Pengadilan Negeri kemudian memutuskan untuk menguatkan keputusan BPSK Provinsi DKI Jakarta pada 16 Februari 2012 lalu. Adapun putusan BPSK tersebut yang kemudian digugat Nissan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

PT Nissan Motor Indonesia (PT NMI), menurut hakim, tidak mempunyai dasar hukum. Sementara itu, pemohon tidak bisa membuktikan adanya penipuan dari tergugat, dan karenanya pihak pengadilan menolak permohonan pemohon dan menguatkan keputusan BPSK.

BPSK dalam keputusannya meminta Nissan membatalkan transaksi Nissan March Ludmilla dan mengembalikan uang pembelian mobil sebesar Rp 150 juta. BPSK melepas kasus Ludmilla sebelumnya mengajukan tuntutan melalui Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Yayasan tersebut kemudian mengarahkan Ludmilla kepada BPSK Provinsi DKI Jakarta.

Dalam prosesnya, PT NMI berkeras untuk meminta kasus tersebut dicabut dari BPSK setelah sebelumnya memberikan opsi untuk mengganti uang mobil Ludmilla dengan harga mobil bekas, sekitar Rp 130 juta plus uang bensin sebagai kompensasi. Sebelum keputusan pengadilan yang memenangkan Ludmilla, BPSK lantas memutuskan untuk melepas kasus.

"Bukan menang atau kalah. BPSK memutuskan untuk melepas kasus," ujar Heri, perwakilan BPSK bagian administrasi. (kpl/why/bun)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.