Pengajian, Ritual Favorit Calon Wali Kota Bandung

TEMPO.CO, Bandung Menghadapi Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung periode 2013 - 2018 besok, Ahad, 23 Juni 2013,  ritual pengajian menjadi acara favorit yang dilakukan tiap kandidat. Selain pengajian, silaturahmi dengan keluarga menjadi kegiatan favorit mereka. 

"Ridwan Kamil dan Oded, pengajian di rumahnya masing-masing dengan tokoh agama," kata tim sukses mereka, Iman Nustaryono. Sabtu, 22 Juni 2013.

Merasa optimistis memenangi pemilu Wali Kota kali ini. Iman beralasan Ridwan akan sibuk setelah menjadi Wali Kota Bandung. Maka setelah mengadakan pengajian, Ridwan memilih menghabiskan waktu bersama keluarganya.

Begitu juga dengan pasangan calon Wali Kota nomor urut satu, Edi Siswadi dan Erwan Setiawan, juga akan melakukan pengajian dan bersilaturahmi dengan keluarga besarnya.

Namun sebelum melakukan pengajian dan silaturahmi, menurut tim suksesnya, Tomtom, Edi dan Erwan akan merapatkan rencana menghadapi pemilu besok, bersama tim suksesnya. "Keduanya rapat koordinasi dengan para tokoh masyarakat kota Bandung," katanya.

Begitu juga dengan pasangan dari jalur perseorangan, Budi Setiawan dan Rizal Firdaus. Menurut tim suksesnya, Utun, mereka akan melakukan pengajian kecil-kecilan bersama tim suksesnya. Sebab menurut Utun, sebelumnya Budi beserta tim suksesnya, tidak menyangka akan sampai pada tahap ini.

"Kami menunjukkan bahwa rakyat tak mampu, dapat berpartisipasi dalam berpolitik dengan cara urunan," kata Utun, kepada Tempo. Dia menambahkan, selain melakukan ritual pengajian, Budi juga berencana menyebarkan informasi mengenai pemilihan besok dengan memanfaatkan media sosial.

Hal serupa dilakukan oleh kandidat usungan partai Golkar, MQ Iswara dan Asep. Hari ini mereka menghabiskan waktu bersama keluarganya masing-masing.

Pemilihan Wali Kota Bandung akan diselenggarakan besok, 23 Juni 2013, dengan partisipasi masyarakat sebanyak 1.641.581 orang pemilih. Jumlah tersebut yaitu sebanyak 882.593 pemilih laki-laki dan 818.988 pemilih perempuan.

PERSIANA GALIH

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.